Pelantikan Bupati dan Wakil Terpilih Diharapkan di Mimika

Kamis, 27 Jun 2019 18:03 WIT
Plt Sekda Mimika Marthen Paiding

TIMIKA | Pemerintah Kabupaten Mimika mengupayakan agar pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih periode 2019-2024 dilakukan di Mimika. 

Plt Sekda Mimika Marthen Paiding mengatakan, meski belum diketahui pasti tempat pelaksaan pelantikan tersebut, namun Pemkab Mimika telah menyurat melalui DPRD agar pelantikan dimaksud berlangsung di Mimika. 

"Kita belum mendapatkan petunjuk pasti bahwa untuk pelantikan nanti dilaksanakan di Jayapura ataukah di Mimika," tutur Marthen saat ditemui di kantor pusat pemerintahan, Kamis (27/6).

Diberitakan sebelumnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika, Papua pada Rabu 20 Maret 2019 lalu menggelar rapat paripurna istimewa dalam rangka Pengumuman Penetapan Calon Terpilih Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Mimika Periode 2019-2024.
 
Penetapan calon terpilih Bupati dan Wabup Mimika Periode 2019-2024 berdasarkan SK KPU nomor 32/HK.03.1.Kpt/9109/KPU-Kab/IX/2018, tentang Penetapan Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih dalam Pemilu Bupati dan Wakil Bupati pada tahun 2018. 

SK ini ditandatangani oleh Ketua KPU Provinsi Papua selaku KPU Mimika, Theodorus Kosay.

Ketua DPRD Mimika, Elminus B Mom dalam sambutannya mengatakan, dengan terpilihnya pasangan Bupati dan Wakil Bupati Mimika periode 2019-2024, maka ia mengajak semua masyarakat melupakan segala perbedaan dalam Pemilu yang lalu, dan saatnya saling bahu membahu membangun Kabupaten Mimika.

"Kemenangan pasangan Eltinus Omaleng dan Johannes Rettob adalah kemenangan seluruh masyarakat Mimika.  Karenanya mari bersama-sama membangun Mimika, untuk lebih maju dan berkembang," kata Elminus.

Sementara Bupati terpilih, Eltinus Omaleng mengatakan, Pemilu merupakan sebuah proses untuk memilih pemimpin yang dikehendaki oleh masyarakat. 

Sejak reformasi, konstitusi di negara mengisyaratkan pimpinan negara maupun daerah, termasuk wakil rakyat yang duduk di DPR semua itu dipilih melalui sebuah proses pemilihan langsung.

"Pemilu sebuah produk yang mengubah semua tatanan sistem yang selama ini kita anut. Dimana pemimpin hasil pilihan masyarakat, diharapkan dapat membawa dampak yang baik, pada sistim pemerintahan. Sehingga tercipta kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat," katanya.

Omaleng mengatakan, pada 2018 lalu telah dilaksanakan Pemilu yang banyak menguras energi, baik materi, waktu, dan pikiran. Namun semua proses berjalan lancar, aman dan damai.

Suksesnya Pemilu ini wajib menjadi contoh untuk kedepan, agar dalam kegiatan serupa bisa berjalan dengan baik pula.

"Pesta telah usai, tidak ada lagi perbedaan dan saling benci, apalagi marah. Karena sekarang ini yang ada hanyalah saya dan kamu adalah warga Mimika, yang berkewajiban mendukung kebijakan dan arah pembangunan kepala daerah terpilih. Sehingga menjadikan daerah ini jadi berkembang kedepannya," tuturnya. (Cr-2/SP)

Kategori:
Bagikan