7.338 Atlet Akan Bertarung Pada PON XX Papua

Sabtu, 29 Jun 2019 19:19 WIT
Wakil Ketua KONI pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno didampingi Ketua Harian KONI Mimika Cessar Avianto Tunya saat meninjau venue di Mimika, Jumat (28/6). (Foto: Sevianto Pakiding/SP)

TIMIKA | Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) merencanakan sebanyak 7.338 atlet akan memperebutkan medali pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2020 di Papua.

Wakil Ketua KONI pusat Mayjen TNI (Purn) Suwarno selaku Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasra) PON XX Papua, mengatakan ribuan atlet berasal dari seluruh provinsi di Indonesia akan bertarung pada 47 cabang olahraga. 

"Ada 47 cabang olahraga yang sudah disetujui KONI pusat, tadinya diusulkan 50 cabor tapi dievaluasi sesuai dengan kondisi, sehingga finalnya 47," kata Suwarno saat meninjau kesiapan venue olahraga di Mimika, Jumat (28/6).

Mantan Pangdam Brawijaya itu menerangkan, 47 cabang olahraga akan dihelat pada PON Papua yang terbagi di lima klaster, yakni  klaster kabupaten/kota Jayapura, Jayawijaya, Biak, Merauke dan Mimika.

"Jadi sebanyak 7.338 atlet ditambah 50 persen official dari total jumlah atlet tersebut akan datang di Papua saat PON 2020 mendatang," kata Suwarno. 

Khusus untuk klaster Mimika rencananya akan menyelenggarakan sembilan cabang olahraga yaitu golf, basket, atletik, bola tangan, yudo, futsal, panjat tebing, tenis meja, dan babak penyisihan sepak bola. 

Dari sembilan cabang olahraga tersebut, diperkirakan Mimika akan kedatangan 1.297 atlet dan sekitar 649 official. 

"Ini di luar dari cabang olahraga biliar, karena baru akan diputuskan oleh gubernur, nanti akan digelar dimana. Saya berharap segera ada kepastian dan biliar tetap dilaksanakan di Mimika," tutur Suwarno.

KONI pusat yang mengawasi dan mengarahkan persiapan PON Papua, kata Suwarno, menarget seluruh fasilitas olahraga termasuk venue dan infrastruktur pendukung sudah harus rampung pada Juli 2020. 

Ia mengatakan, kesiapan venue didukung anggaran yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi Papua dan APBD masing-masing klaster di kabupaten. Dengan demikian, persiapan PON diharapkan bisa digenjot lebih cepat dari target.

Selain stadion Papua Bangkit, APBN mendanai empat venue yang kini sedang dibangun di kabupaten Jayapura antaralain kolam renang, cricket dan hockey (indoor dan outdoor) di kompleks olahraga Doyo Baru, Distrik Waibu.

"Nanti menyusul, ada tujuh venue lagi dianggarkan dari APBN tapi tidak seberat empat venue tersebut. Target dari pusat harus selesai bulan Juli 2020," katanya.

Di Mimika, setidaknya sudah ada tiga venue yang dipastikan sudah rampung dan tengah dalam finalisasi setelah dievaluasi technical delegate (delegasi teknis) masing-masing cabang olahraga.

Ketiga venue yang dibangun PT. Freeport Indonesia tersebut, yaitu Klub Golf Rimba Irian di Kuala Kencana, Mimika Sport Complex (MSC) yang meliputi atletik dan basket. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan