Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Pencarian Dihentikan Sementara

Minggu, 30 Jun 2019 19:02 WIT
Helikopter TNI AD yang ikut dikerahkan cari MI 17. (Foto: DOK Pendam Cenderawasih)

JAYAPURA | Helikopter milik Penerbangan TNI AD jenis MI-17V5 dengan nomor registrasi HA5138, hingga pencarian hari ketiga belum ditemukan setelah hilang kontak di wilayah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua, Jumat (28/6). 

TNI Angkatan Darat menghentikan sementara pencarian pada Minggu (30/6) karena cuaca sudah tidak memungkinkan. Pencarian akan dilanjutkan kembali pada Senin (1/7) pagi.

"Kegiatan pencarian helikopter MI 17 untuk hari ketiga ini, pada pukul 16.45 WIT, sudah dinyatakan berhenti, selesai sementara," kata Wakapendam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi di Sentani, Kabupaten Jayapura, Minggu (30/6).

Menurut dia, ada beberapa kemajuan yang didapatkan dalam hal pengiriman logistik maupun pendistribusian pasukan tim SAR gabungan karena Sabtu kemarin terkendala cuaca buruk.

"Sekarang semua sudah kita drop ke titik masing-masing lokasi pencarian. Tadi pagi pesawat CN235 sudah berhasil mendrop avtur dan tim SAR tambahan dari Jayapura, dan mereka sudah tiba di Oksibil," katanya.

Tim SAR Gabungan yang diturunkan, katanya, telah dilengkapi dengan peralatan maupun logistik, dan siap terjun untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Dax menyebutkan, pencarian melalui udara menggunakan helly bell 06 milik penerbangan sipil ikut membantu sampai Minggu sore masih melakukan pencarian.

"Namun, hingga hari ini belum ada tanda-tanda keberadaan helikopter MI 17. Kita akan terus bergerak melakukan pencarian baik darat maupun udara," kata dia. 

Ia menambahkan, Tim darat sudah berada di Kampung Mimin, Distrik Oksob yang berada di kaki gunung Mol dan direncanakan akan melakukan penyisiran di sekitar gunung Mol pada esok, Senin (1/7).

Helikopter MI 17 milik TNI AD dikabarkan hilang kontak sejak Jumat (28/6) sekitar pukul 11.49 WIT. Heli tersebut diperkirakan jatuh di sekitar gunung Mol dan Aprok, distrik Obsok setelah warga mendengar suara gemuru dari balik gunung itu. 

Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138 itu membawa 12 penumpang beserta crew yang sebelumnya terbang ke Okbibab untuk melakukan pengiriman logistik kepada prajurit yang bertugas di wilayah tersebut. (Antara/rum/SP)

Kategori:
Bagikan