Papua Boyong 10 Medali Kejurnas dan Liganas Muaythai di Bogor

Senin, 01 Jul 2019 08:07 WIT
Papua berhasil membawa pulang 10 medali dari Kejurnas Muaythai dan Liganas 2019 di Bogor. (Foto: Dok Tim Muay Thai Mimika)

TIMIKA | Atlet Muaythai Provinsi Papua berhasil membawa pulang 10 medali dari Kejuaraan Nasional (Kejurnas) VII dan Liga Nasional (Liganas) Seri X Muaythai 2019 di Bogor, Jawa Barat.

Total 10 medali terdiri atas 3 medali emas, 3 perak, dan 4 perunggu, merupakan prestasi membanggakan yang ditorehkan atlet Muaythai dari Bumi Cenderawasih. 

Dari 3 medali emas tersebut, 2 diantaranya diraih atlet Muaythai asal Mimika, Jekson Karmela dan Salmri Pattisamallo. Tidak hanya itu, 2 dari 4 medali perunggu juga diraih atlet asal Mimika, Kurniawan Patty dan Atillah. 

Event ini diikuti 15 atlet Muaythai Provinsi Papua, 8 di antaranya adalah utusan KONI Kabupaten Mimika, bersama 7 atlet lainnya asal Kabupaten Sarmi dan Kota Jayapura.

Adapun atlet asal Mimika Jekson Karmela (21) menyabet medali emas di kelas under 57 kg senior putra, dan medali emas Salmri Pattisamallo (25) di kelas senior putra.

Sementara, Atillah (17) menyabet medali perunggu di kelas under 54 junior putra, dan Kurniawan Patty (20) di kelas senior putra yang juga berhasil membawa medali perunggu.

Pelatih Muaythai Mimika, Jones Ayorbaba, sebelumnya mengatakan event yang bsrlangsung 25-30 Juni ini sekaligus menjaring atlet menghadapi Sea Games 2019 di Philipina pada 30 November.

Selain itu, juga sebagai ajang uji tanding menjelang PON XX tahun 2020 di Papua. Atlet Mimika telah bergabung mengikuti Traning Camp (TC) di Jayapura sejak Februari 2019 lalu.

KONI Kabupaten Mimika mendukung penuh segala kesiapan atlet dari masing-masing cabang olahraga, termasuk Muaythai untuk mewakili Papua pada PON XX yang dihelat mulai Oktober-November 2020 mendatang.  

Beberapa dinamika sempat dihadapi atlet Muaythai Mimika, antaralain para orang tua mereka yang hampir seluruhnya tidak mengijinkan mengikuti TC lantaran kendala uang saku yang terlambat diberikan.

"Tapi (uang saku) sudah diterima anak-anak pada bulan Mei lalu. Selain pendekatan kepada orang tua, pengurus juga memberikan motivasi selalu kepada para atlet yang mngikuti TC di Jayapura ataupun masih berlatih di Timika," kata Jones. 

Adapun pelatih Muaythai asal Kabupaten Mimika yang dipanggil untuk membantu persiapan PON adalah Jones Ayorbaba dan Saporeri Wambrauw selaku asisten pelatih dan perlengkapan. (rum/SP)

 

 

Kategori:
Bagikan