Pemuda GPI Papua Gelar Diklat Kepemimpinan

Senin, 01 Jul 2019 23:19 WIT
PUKUL TIFA - Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Mimika, Papua, I Nyoman Putu Arka dalam pembukaan kegiatan diklat kepemimpinan pemuda GPI Papua Tahun 2019. (Foto: Hadija/SP)

TIMIKA | Bupati Mimika Eltinus Omaleng yang diwakili Asisten Bidang Administrasi Umum Setda Kabupaten Mimika, Papua, I Nyoman Putu Arka membuka secara resmi Diklat Kepemimpinan Pemuda Gereja Protestan Indonesia (GPI) Papua yang dilaksanakan di Hotel Horison Ultima Timika,  Senin (1/7). 


Tema yang diusung dalam kegiatan ini adalah "Mewujudkan Pemuda GPI yang Berintegritas dan Berdaya Saing". Dan sub tema "Melalui Diklat Kepemimpinan Pemuda Gereja, Pemuda GPI Papua Memiliki Integritas dan Daya Saing Dalam Menghadapi Era Globalisasi".


Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan I Nyoman Putu Arka mengatakan, apa yang dilakukan 
Pemuda GPI Papua merupakan hal positif yang harus mendapat dukungan dari pemerintah dan gereja. 


"Diklat  merupakan wadah induk yang melahirkan pemuda-pemuda yang berkualitas serta yang berkemampuan dalam menangani tugas kenabian dalam masyarakat," tutur Nyoman di Hotel Horison Ultima, Senin (1/7) 


Ia juga menambahkan, diera globalisasi seperti inilah gaya serta model berpikir dan bertindak para pemuda mulai terseret dengan keadaan kondisi lingkungan sekitar. Sehingga pelayanan gereja mulai terabaikan juga terkikis oleh perkembangan zaman. 


Ia juga berharap hal ini bisa menjadi perhatian bersama sehingga gereja tidak kehilangan generasi potensial tetapi terus melahirkan laskar-laskar Kristus yang sejati yang siap untuk menopang gereja, mengarahkan jemaat terutama masyarakat secara umum. 


"Pemuda harus dibentuk dan harus memiliki karakter yang kuat sehingga nantinya akan berdampak positif bagi masyarakat, diri sendiri dan terutama guna kemuliaan bagi nama Tuhan," jelasnya. 


"Diharapkan Pemuda GPI Papua bisa benar-benar kuat mental, memahami jati diri yang sebenarnya sebagai tulang punggung gereja dan bisa bersaing dengan situasi dan keadaan yang ada pada masa kini,"tuturnya.(HdL/SP)

Kategori:
Bagikan