Rentetan Tembakan Terdengar di Area Jalan Tambang Freeport 

Selasa, 02 Jul 2019 16:36 WIT
Letnan Kolonel Inf Pio L. Nainggolan (Foto: Sevianto Pakiding/SP)

TIMIKA | Teror penembakan terjadi di Mile Point 45 jalan tambang PT. Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Papua, Selasa (2/7) sekitar pukul 04.55 WIT.

Komandan Kodim 1710 Mimika Letkol Inf Pio L. Nainggolan membenarkan bahwa memang benar terdengar suara tembakan sekitar lima kali namun tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. 

"Pasukan pengamanan langsung melakukan pengejaran ke arah suara tembakan. Namun tidak ditemukan siapa yang melakukan penembakan tersebut," kata Letkol Pio Nainggolan di Timika, Selasa. 

Pasca penembakan, pasukan gabungan TNI dan Polri melakukan penelusuran dan penyelidikan. Ditemukan bekas camp, bivak atau tempat berlindung sementara dan beberapa jejak kaki. 

"Jejak kaki yang ditmemukan menuju ke arah kali kabur, tempat pembuangan limbah PT. Freeport Indonesia di area Mile 45," ungkap Nainggolan.

Ia menduga, pelaku penembakan merupakan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB), sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang bermarkas di Kali Kopi, wilayah dataran rendah Tembagapura.  

"Namun kami belum mendapat informasi dan bukti yang lebih spesifik, masih dalam penelusuran lebih lanjut," katanya. 

Pada Selasa sore, Dandim memastikan situasi di area PT. Freeport dan Mimika pada umumnya masih kondusif. Pasukan pengamanan gabungan kewilayahan dan Satgas Amole hingga kini masih bersiaga.

"Pasukan yang melakukan penyisiran sekitar 30 personel lebih gabungan TNI dan Polri," ujar Nainggolan.

Sebelumnya, pihak TNI/Polri memang telah mengantisipasi momen 1 Juli, yang diperingati sebagian masyarakat Papua sebagai hari Proklamasi Kemerdekaan Papua yang dideklarasikan pada 1 Juli 1971 oleh para tokoh OPM.

"Kita memang sudah melakukan penebalan pasukan untuk mengantisipasi 1 Juli tersebut," katanya. (rum/SP)

Kategori:
Bagikan