Pemkab Asmat Bentuk Tim Penagih PBBP2

Sabtu, 06 Jul 2019 15:14 WIT
JABAT TANGAN - Tim BPKAD berjabat tangan dengan seorang wajib pajak. (Foto: Humas Asmat/SP)

ASMAT | Pemerintah Kabupaten Asmat melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah membentuk tim penagih Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan Perkotaan (PBBP2), guna meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) setempat. 

Bupati Asmat, Elisa Kambu mengatakan bahwa tim tersebut dibentuk untuk mengoptimalkan penagihan PBBP2 dari wajib pajak. Tim ini bekerja dengan sistem jemput bola atau mendatangi wajib pajak guna melakukan penagihan.

“Kita harapkan dengan adanya tim ini, warga Asmat bisa segera membayar PBBP2. Batas waktu pembayaran hingga 31 Oktober 2019,” kata Elisa di Agats, Jumat (5/7).

Bupati Elisa Kambu memberikan apresiasi kepada BPKAD Kabupaten Asmat karena membuat berbagai strategi dalam rangka mengoptimalkan pendapatan asli daerah dari sektor pajak dan retribusi.

“Sistem jemput bola ini sangat baik, sehingga Asmat tidak ketinggalan dalam mengelola pajak yang dipungut dari wajib pajak atau warga,” kata bupati.

Ia mengatakan bahwa tim PBBP2 akan langsung menemui wajib pajak di tiap rumah dan tempat usaha. Diyakini akan terjadi peningkatan pembayaran pajak bumi dan bangunan pedesaan dan perkotaan pada 2019 ini.

“Dengan sistem jemput bola, tim juga bisa sosialisasikan tentang pajak. Selain itu warga tidak perlu capek-capek antri di tempat pembayaran pajak seperti di Bank Papua, Bank BRI atau di Kantor BPKAD Asmat,” ujarnya.

Elisa menambahkan bahwa pajak berkontribusi terhadap PAD. Karenanya ia meminta masyarakat berpartisipasi meningkatkan PAD Kabupaten Asmat, sehingga pembangunan di kabupaten itu semakin lebih baik.

“Pemerintah daerah tidak dapat melaksanakan pembangunan tanpa partisipasi masyarakat. Oleh karenanya, masyarakat wajib berkontribusi dalam pembangunan melalui pajak dan retribusi. Tidak hanya warga, perusahaan juga harus taat membayar pajak,” pungkasnya. (NT/SP)

Kategori:
Bagikan