150 Kambing Dinyatakan Sehat Untuk Dikurbankan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
150 Kambing Dinyatakan Sehat Untuk Dikurbankan
PERIKSA HEWAN – Kabid Keswan Disnak Kabupaten Mimika drh Sabelina Fitriani saat melakukan pemeriksaan kesehatan hewan kurban – (Foto: Mujiono/SP)

TIMIKA I Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Mimika memastikan, sebanyak 150 kambing yang sehat untuk dijadikan hewan kurban pada perayaan Idul Adha 1438 H, Jumat (1/8/17). Kepastian 150 kambing setelah menjalani pemeriksaan kesehatan oleh Disnak.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Disnak Kabupaten Mimika, drh Sabelina Fitriani mengatakan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap hewan kurban di dua pemasok, yakni di rumah Sawin di Km 7 Jalan Poros Mapurujaya dan Alimi di Kelurahan Kamoro Jaya (SP 1).

“Dari hasil pemeriksaan,  di tempatnya Pak Sawin ada 73 ekor kambing kurban. Tapi hanya 69 ekor yang dinyatakan sehat. Sementara di Pak Alimi, ada 51 ekor kambing dan semua dinyatakan sehat,”kata drh Sabelina usai pemeriksaan, Rabu (30/8/17).

Ia menjelaskan, dalam melakukan pemeriksaan ada beberapa hal yang dilihat, seperti bentuk fisik dari hewan tersebut. Mulai dari bulu, mata, hidung, dan kaki. Kalau kambing itu lincah dan bisa bergerak cepat maka bisa dibilang itu sehat. Tetapi, diperiksa dulu lubang-lubang yang ada pada hewan tersebut, mulai anus, mata dan hidungnya.

“Seluruh fisik kami periksa untuk memastikan kesehatan dari hewan kurban tersebut. Sehingga pembeli juga tidak merasa was-was lagi,”terangnya.

Sementara untuk empat hewan yang tidak sehat, drh Sabelina menjelaskan, ada beberapa faktor yang menyebabkan hewan itu tidak sehat. Dimana hewan-hewan kurban dibawa dari luar Timika, sehingga perjalanan lewat laut juga mempengaruhi, mulai cuaca, makanannya, tempatnya yang berdesakan, dan air. Hal-hal itulah yang menyebabkan beberapa hewan kurban dari luar Timika dinyatakan tidak sehat.

“Apalagi kalau satu sudah sakit, maka akan tertular kepada yang lain,”ujarnya.

Tetapi perlu diketahui bahwa pemeriksaan hewan kurban ini dilakukan pada dua pemasok. Dimana dua pemasok ini telah melaporkan ke Disnak untuk dilakukan pemeriksaan. Sementara untuk para penjual yang lain, pihaknya tidak diperiksa karena tidak melapor ke Disnak.

“Jadi kami hanya periksa di dua pemasok, sementara untuk yang lainnya tidak. Jadi kami tidak bisa pastikan, apakah hewan kurban tersebut sehat atau tidak,”ungkapnya. (mjo/SP)

Berita Terkait
Video Seputar Papua TV Terbaru
1/10 videos
59 Tim Adu Kuat di Turnamen Bola Voli Kapolres Cup
59 Tim Adu Kuat di Turnamen Bola Voli Kapolres Cup
Wisata Alam Baru di Timika, Ayo dicek!!!!
Wisata Alam Baru di Timika, Ayo dicek!!!!
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Empat Kepala Daerah Deklarasikan Provinsi Papua Selatan
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Detik-detik Kontak Tembak Aparat Gabungan TNI Polri dengan KKB di Ilaga
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Jenazah Korban Tembak di Puncak Tiba di Timika, Bupati Wandik: Turut Berdukacita
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Kelompok Bersenjata Terbuka Agar Konflik Segera Selesai
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Bupati Puncak Ajak Anak Bangsa Doakan Pegunungan Tengah Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Detik detik Evakuasi Korban Penembakan di Ilaga Papua
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Seluruh Pemilik Sound System se-Mimika Bergabung, Langit Timika ‘Bergetar’
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Prosesi Pemakaman Klemen Tinal | Bupati Puncak Beberkan Penyebab Wafatnya Wakil Gubernur Papua
Baca Juga