Tim SAR Darat Tembus Cuaca Ekstrim Pegunungan Papua Cari MI-17

Rabu, 10 Jul 2019 20:33 WIT
PENCARIAN - Tim SAR darat bersama masyarakat menyusuri perkampungan dan hutan belantara dalam pencarian MI-17. (Foto: Dok Pendam XVII Cenderawasih)

TIMIKA | Helikopter MI-17 bernomor registrasi HA5138 milik TNI AD hingga kini belum ditemukan setelah dinyatakan hilang kontak dalam penerbangan Oksibil-Sentani, sejak Jumat (28/6) dua pekan lalu. 

Pencarian hari ke-13, Rabu (10/7), kembali dilanjutkan. Sayangnya, hujan yang terus-menerus mengguyur wilayah Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang sejak pagi hingga suang hari menggagalkan pencarian lewat udara. 

"Pencarian dari udara hari ini, Rabu, terpaksa dibatalkan atas pertimbangan keselamatan penerbangan," kata Wakil Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih Letkol Inf Dax Sianturi dalam keterangan pers, Rabu.

Meski begitu, pencarian melalui jalur darat tetap dilakukan di bawah cuaca ekstrim. Tim SAR darat menembus hujan dan suhu dingin dengan menyasar Distrik Okaom, Pegunungan Bintang dan Kampung Kaureh, Kabupaten Jayapura.

"Sampai Rabu sore pukul 16.00 WIT, tim SAR belum menemukan tanda-tanda keberadaan helikopter MI 17," kata Dax.

Kepal Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa menyatakan pencarian MI-17 akan tetap dilakukan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. 

"Pencarian akan dilanjutkan Kamis (11/7) esok hari melalui jalur udara maupun darat jika cuaca mendukung," pungkas Dax Sianturi.

Helikopter MI 17 milik TNI AD dikabarkan hilang kontak sejak Jumat (28/6) sekitar pukul 11.49 WIT saat dalam penerbangan Oksibil, Pegunungan Bintang - Sentani, Jayapura usai melakukan pendorongan logistik ke pos perbatasan RI-PNG.

Helikopter MI 17 dengan nomor registrasi HA-5138 itu membawa 12 prajurit TNI terdiri atas 7 orang crew heli dan 5 orang prajurit Pamtas 725/WRG Pos Okbibab. 

Adapun 7 orang crew heli, yakni Kapten CPN Aris (Pilot), Kapten CPN Bambang (Pilot), Lettu CPN Ahwar (Co Pilot), Serka Suriyatna, Serda Dita, Praka Dwi Purnomo dan Pratu Asharul.

Kemudian 5 orang prajurit Pamtas 725/WRG Pos Okbibab, yakni Serda Ikrar Setya Nainggolan, Pratu Yanuarius Loe, Pratu Risno, Prada Sujono Kaimuddin, dan Prada Tegar Hadi Sentana. (rum/SP)

 

Reporter: Sevianto

Editor: Misba

 

 

Kategori:
Bagikan