Polisi Temukan Modus Baru Praktek Judi King di Mimika

Kamis, 11 Jul 2019 19:27 WIT
BONGKAR - Aparat Polres Mimika saat melakukan pembongkaran tempat permainan judi king di area Kebun Sirih. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Aparat Kepolisian Resor Mimika, Papua menemukan modus baru praktek perjudian jenis king (kim) saat melakukan pembongkaran arena judi tetsebut, Kamis (11/7). 

Kasat Sabhara Polres Mimika, Iptu Matheus T Atte mengatakan, penertiban tempat permainan judi king ini merupakan kelanjutan dari kegiatan sebelumnya yang langsung dipimpin Kapolres Mimika, Selasa (9/7) lalu. 

Kali ini, kepolisian membongkar delapan arena judi king di tiga area, yaitu kawasan Kebun Sirih, Jalan Freeport lama atau pasar damai, dan Lapangan Jayanti. 

“Hari ini, kami menuntaskan penertiban di tempat judi king, yang kemarin belum terselesaikan,” kata Matheus usai penertiban.

Kata dia, yang menjadi sasaran utama adalah arena judi king di kawasan pemukiman dan menjadi keresahan warga. Beberapa lokasi lain juga telah dilaporkan warga seperti di Kwamki Narama. 

Menurut dia, selama ini ada persepsi keliru oleh sebagian warga yang seolah-olah menganggap praktek perjudian itu legal sehingga berada di pemukiman warga. 

"Padahal kita ketahui bersama judi king ini sangat dilarang. Kami di Polres Mimika, beberapa bulan terakhir sangat sibuk, mulai dari pemilu sampai pada lebaran. Sehingga penertiban tidak berjalan sebagaimana mestinya,” katanya.

Modus Baru

Matheus mengungkap, pihaknya menemukan modus baru praktek perjudian tersebut saat melakukan penertiban di kawasan Kebun Sirih. Dimana, tanpa ada tempat atau tenda, namun operatornya berada di dalam rumah, kemudian pemain duduk diluar rumah. 

"Jadi seolah-olah hanya pertemuan masyarakat, namun yang terjadi adalah mereka bermain judi king," ungkapnya. 

“Mereka tidak menggunakan pengeras suara maupun bangku sebagaimana mestinya. Karenanya, kami akan terus awasi dan apabila masih ditemukan, maka akan ditindak tegas,” kata dia.

Ia mengatakan, Timika adalah kota yang sedang berkembang, sehingga menjadi kesempatan bagi sekelompok oknum untuk mencari keuntungan secara ilegal dan melawan hukum melalui praktek perjudian. 

Oleh karena itu, pihaknya meminta dukungan kepada seluruh lapisan masyarakat, apabila menemukan kegiatan serupa agar segera menginformasikan kepada kepolisian. 

“Kami juga imbau kepada masyarakat, yang masih suka dengan judi king untuk dihentikan. Jangan sampai setelah ditangkap, bingung mencari jalan. Lebih baik, jauh-jauh hari segera dihentikan. Dan cari pekerjaan lain yang lebih positif,” terangnya.

Ia menambahkan, pada saat pelaksanaan penertiban, pihaknya masih menemukan ribuan kertas nomor yang dipakai dalam permainan judi king.

"Sementara lainnya, sudah mulai membongkar sendiri. Namun kita akan selalu awasi dan akan ditindak tegas," tukasnya. (mkr/SP)

 

Reporter: Mujiono

Editor: Sevianto

Kategori:
Bagikan