Tarian Seka dan Nyanyian Bahasa Kamoro Iringi Peresmian Kantor Distrik Mimika Tengah

Kamis, 11 Jul 2019 22:22 WIT
TARIAN SEKA - Penjabat Sekda Mimika Marthen Paiding ikut menari seka, Kamis (11/7). (Foto: Hadijah/SP)

TIMIKA | Kehadiran penjabat Sekda Mimika Marthen Paiding dalam peresmian Kantor Distrik Mimika Tengah disambut dengan tarian seka dan nyanyian Suku Kamoro, Kamis (11/7).

Tarian Seka ini mulai mengiringi kedatangan Sekda dan rombongan Bagian Tata Pemerintahan Setda Mimika. 

Tarian Seka merupakan salah satu tarian adat masyarakat di Selatan Papua, yang meliputi wilayah Timika, Kaimana dan Fakfak.

Tarian yang melambangkan ucapan rasa syukur kepada Sang Pencipta ini hadir mewarnai kehidupan masyarakat pesisir. 

Pada awalnya, tarian ini dilakukan sebagai ucapan syukur di kala hasil panen melimpah serta prosesi adat pernikahan, yaitu menghantarkan gadis ke calon mempelai laki-laki. 

Namun, seiring waktu berjalan, tarian ini juga melukis tanah papua sebagai tari pergaulan dan penyambutan tamu.

"Mungkin Bapak Sekda sudah melihat tadi mulai dari jembatan masuk para penari menjemput dengan tarian Seka," ungkap Kepala Distrik Mimika Tengah Moses Yarangga. 

Selain tarian Seka, nyanyian lagu Suku Kamoro berbahasa Suku Kamoro juga dipersembahkan warga setempat.

Nyanyian itu memiliki arti ungkapan terima kasih kepada bupati atau yang mewakili karena sudah datang, dan sudah dibangunkan kantor distrik untuk melayani mereka. 

"Sekali lagi kami ucapkan banyak terima kasih kepada Pemda Mimika yang telah memberikan kantor yang begitu bagus," tambahnya.

Baca Juga: Sekda Resmikan Kantor Distrik di Atuka, Biaya Pembangunan Rp4,5 Miliar

Masyarakat sangat antusias menghadiri peresmian Kantor Distrik Mimika Tengah yang dibangun di Kampung Atuka, senilai Rp4,5 miliar. 

Penjabat Sekda Mimika Marthen Paiding menegaskan kepada pegawai yang bertugas di Distrik Mimika Tengah, agar tetap berada di tempat tugas untuk terus melayani masyarakat.

"Harus selalu ada pelayanan untuk masyarakat. Kepala distrik serta aparatnya harus selalu ada di tempat," tegas..

Kantor distrik yang dibangun ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik.

"Kantor ini dibangun dengan uang rakyat dan dikembalikan lagi kepada rakyat untuk pelayanan sehingga kantor ini harus dipelihara dan dijaga," pesannya.(Hdl/SP)

 

Reporter: Hadija Laisouw

Editor: IPA

 

 

Kategori:
Bagikan
Berita terkait