Ortu Ungkap Komunikasi Terakhir dengan Briptu Hedar

Selasa, 13 Agu 2019 15:27 WIT
KARANGAN BUNGA | Sejumlah karangan bunga dari sejumlah pejabat terpasangan di rumah duka almarhum Briptu Haedar di Kabupaten Barru, Sulsel, Selasa (13/8). (Foto: Antara)

MAKASSAR | Sejumlah karangan bunga berisi ucapan duka untuk almarhum Briptu Hadar, korban penyanderaan oleh kelompok kriminial bersenjata (KKB) di Papua, tampak memenuhi halaman rumah orang tua almarhum di Kecamatan Barru, Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Selasa (13/8).

Almarhum Briptu Hedar yang merupakan anggota Polda Papua ini ditemukan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi penyanderaan oleh sekelompok orang dari KKB di Kampung Usir Kabupaten Puncak Provinsi Papua pada Senin (12/8).

Atas permintaan keluarganya, Briptu Hedar diberangkatkan dari Papua ke Sulawesi Selatan, dan akan dimakamkan pada petang hari.

Orang tua almarhum Briptu Hedar, Kaharuddin mengungkapkan sama sekali tidak mendapatkan firasat atas meninggalnya putra sulungnya dari tiga bersaudara itu.

"Tidak ada firasat yang saya rasakan, hingga kemarin saya dapat info itu jam tiga sore Wita," ungkap Kaharuddin.

Kondisi jaringan telekomunikasi yang kurang baik selama ini, kata dia, sehingga komunikasi antara keluarga jarang berkomunikasi langsung dengan almarhum Briptu Hedar,

"Karena susahnya jaringan, saya terakhir komunikasi dengan dia (Hadar) saat Idul Fitri yang lalu," ujarnya.

Pantauan di rumah duka di Jalan Perkebunan Desa Siawung Kabupaten Barru tampak sejumlah anggota Brimob Polda Sulsel tengah bersiap untuk menjemput jenazah Briptu Hedar yang akan tiba Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, pada siang hari ini.

Selain karangan bunga dari sejumlah pejabat Polda Sulsel, juga kerabat dan masyarakat turut datang melayat di rumah duka almarhum Briptu Hedar di Kabupaten Barru, sejak Selasa pagi.

Sumber: Antara
Editor: Misba Latuapo

 

Kategori:
Bagikan