Kapolsek Ilaga Ungkap Pelaku yang Sandera dan Tembak Brigadir Hedar

Selasa, 13 Agu 2019 16:09 WIT
Kapolsek Ilaga Iptu Manase Sayori. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Pelaku penyanderaan dan penembakan Brigadir (Anumerta) Hedar diduga dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) Papua di bawah pimpinan Yambi Mayu. 

Kapolsek Ilaga Iptu Manase Sayori mengatakan, kelompok Yambi Mayu selama ini bermarkas di sekitar Distrik/Kecamatan Sinak, dan Yambi, Kabupaten Puncak Jaya. 

"Ini kelompok Yambi Mayu, markasnya di Sinak," kata Iptu Manase Sayori usai upacara pelepasan jenazah Brigadir Hedar di Bandara Mozes Kilangin Timika, Selasa (13/8). 

Iptu Sayori menyebut, kelompok Yambi Mayu baru sekitar satu minggu masuk ke wilayah Kabupaten Puncak.

Puncak adalah pemekaran dari Kabupaten Puncak Jaya pada 2008, yang hingga kini masih berada dalam wilayah hukum Polres Jayawijaya. 

Almarhum Brigadir Hedar sebenarnya memiliki kedekatan dengan kelompok Yambi Mayu semasa bertugas di Puncak Jaya. 

"Ya, informasi kami dapat bahwa sudah hampir 2 tahun korban semenjak di Puncak Jaya, mereka sudah saling kenal," ungkap Sayori.

Saat kejadian, Brigadir Hedar dilaporkan hendak melaksanakan tugas di lokasi kedudukan KKB. Informasi lain menyebut, Hedar akan menemui kelompok itu dengan membawa kopi dan gula. 

Namun, ketika sampai di Kampung Usir, tiba-tiba ada sekelompok orang diduga KKB pimpinan Yambi Mayu dengan menenteng senjata api langsung menyandera Brigadir Hedar. 

Polisi sempat melakukan negosiasi. Namun tak berselang lama, jasad Brigadir Hedar dengan sejumlah luka tembak kemudian ditemukan tak jauh dari lokasi penyanderaan. 

Menurut Sayori, pihaknya selama ini menjalin komunikasi cukup baik dengan semua pihak di Ilaga, Puncak. Mulai dari tokoh masyarakat, tokoh adat, termasuk KKB yang bermarkas di wilayah itu. 

"Cuma kejadian kemarin, ini kebetulan bukan dari kelompok Ilaga. Ini kelompok dari Sinak dan Yambi masuk ke sana lalu terjadi peristiwa ini," kata Sayori.

Ia memastikan situasi di wilayah Kabupaten Puncak masih kondusif. Penembakan Brigadir Hedar juga disebut tidak ada kaitannya dengan perayaan HUT ke-74 RI pada 17 Agustus. 

"Sampai saat ini saya pastikan Puncak selalu aman. Ada tempat lain yang mereka (KKB) biasa beraksi (saat HUT RI)," kata dia. 

Jenazah Brigadir Hedar telah diterbangkan ke Makassar melalui Bandara Mozes Kilangin Timika pada Selasa pukul 13.00 WIT siang. 

Kapolda Papua Irjen Pol Rudolf Albert Rodja dan Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Yosua Pandit Sembiring, hadir memberikan penghormatan terakhir. 


Reporter: Sevianto
Editor: Misba Latuapo

 

 

 

Kategori:
Bagikan