Disnak Mimika Temukan Cacing Hati Pada Hewan Kurban

Disnak Mimika Temukan Cacing Hati Pada Hewan Kurban
PERIKSA - Bagian Kesehatan pada Dinas Peternakan ketika melakukan pemeriksaan Post Morte hewan kurban, pada Jumat (1/9/17) - Foto : Istimewa

TIMIKA I Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Mimika, Papua menemukan  cacing hati (fasciola hepatica) pada  hewan kurban Idul Adha 1438 Hijriah yang dipotong di sejumlah tempat.

Cacing hati tersebut ditemukan saat Bagian Kesehatan melakukan pemeriksaan Post Mortem terhadap sapi yang telah disembelih.

Kepala Disnak,  Yosefin Sampelino menyebutkan, pemeriksaan Post Mortem hewan kurban  di 23 masjid terdiri dari 121 sapi, 61 kambing dan satu domba. Sedangkan disejumlah tempat penyembelihan hewan kurban bukan di masjid terdiri dari 62 sapi dan sembilan kambing.

Dari pemeriksaan Post Mortem,  ditemukan tiga ekor sapi di dua tempat berbeda yang terinfeksi cacing hati.

“Dua tempat itu, diantaranya satu di Masjid Babussalam dan dua di SP 4,” kata Yosefin kepada seputarpapua.com via seluler, Senin (4/9/17).

Hati sapi yang terinfeksi cacing hati selanjutnya dipisahkan termasuk jerohannya untuk dimusnahkan agar tidak dibagikan karena berbahaya jika dikonsumsi. Sedangkan dagingnya aman untuk dikonsumsi karena cacing hati tidak sampai menyebar ke daging.

Sebelum disembelih, kata Yosefin, pihaknya telah memeriksa kesehatan hewan-hewan kurban. Pemeriksaan Ante Mortem meliputi perilaku dan pemeriksaan fisik, mulai dari penampilan fisik, nafsu makan baik, nafas teratur, tidak pincang, mata dan semua bagian tubuh normal, termasuk pemeriksaan kotoran.

“Dari pemeriksaan Ante Mortem hanya satu ekor sapi saja yang tidak memenuhi persyaratan karena matanya tidak normal,” katanya.

Sedangkan untuk pemeriksaan Post Mortem meliputi,  bagian dalam hewan kurban, antara lain karkas, paru-paru, jantung, hati, kantong empedu dan usus.

“Namun, setelah disembelih berdasarkan pemeriksaan ada hewan yang terinfeksi cacing hati,” ujarnya.

Selain melakukan pemeriksaan Post Mortem, kata Yosefin pihaknya juga membagikan plastik kemasan yang layak untuk makanan.

“Kami juga bagikan plastik transparan bukan kantong kresek,” tuturnya.

Yosefin berharap, Idul Adha tahun depan pembagian daging kurban harus menggunakan kantong plastik transparan khusus makanan. (ipa/SP)

Tanggapi Berita ini

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Seputar Papua. Mari bergabung di Grup Telegram “Seputarpapua.com News”, caranya klik link https://t.me/seputarpapua , kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.