seputarpapua.com

Festival Kampus Biru di Mimika Ditunda

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
Festival Kampus Biru di Mimika Ditunda
KAMPUS BIRU | Beberapa persiapan sudah dilakukan di lokasi Festival Kampus Biru. (Foto : Ist/SP)

TIMIKA | Pelaksanaan pesta budaya Kamoro yang dikemas dalam ‘Festival Kampus Biru 2019’ ditunda hingga pekan depan, pasalnya saat ini masyarakat tengah berduka atas wafatbha Ketua Lemasko, Robertus Waropea pada 14 Agustus 2019.

“Pelaksanaan Festival Kampus Biru 2019 ini rencananya akan digelar pada 17-18 Agustus 2019, namun karena ada kedukaan, maka kami tundak satu minggu kedepan,” kata Inisiator Festival Kampus Biru, M Nurman Karupukaro di Kantor DPRD Mimika, Kamis (15/8).

Kata dia, dari segi persiapan pelaksanaan dikatakan Nurman,  semua sudah siap,  seperti  beberapa tenda serta yang lainnya yang dibangun di Pantai Kampus Biru, DIstrik Mimika Tengah, Mimika, Papua.

“Kami sudah siap untuk melaksanaknnya. Namun karena adat Suku Kamoro disaat kedukaan tidak boleh bersenang-senang. Karenanya kami tunda untuk pelaksanaannya,” katanya.

Nurman pun meminta maaf kepada semua pihak. 
“Kami mohon maaf terhadap kondisi ini. Penundaan ini semata-mata untuk menghormati meninggalnya totok-tokoh Mimika,” ujarnya.

Festival Kampus Biru yang dilaksanakan di Distrik Mimika Tengah untuk mengangkat budaya Suku Kamoro dan menghidupkan kembali ‘Kamoro Kakuru’.

"Dimana, kita ketahui bersama budaya Suku Kamoro ini sangat banyak, mulai tari-tarian, ukiran, cerita moyang, sampai kepada alamnya sendiri, dan masyarakatnya yang perlu kita lestarikan dan kembangkan," tutur Nurman. 

Sementara pemilihan Kampus Biru (bukan nama perguruan tinggi)  karena pantai ini dijadikan tempat persinggahan para masyarakat Kamoro, yang  hidupnya tidak lepas dari sungai dan laut. Atau dikenal dengan 3 S (sampan, sagu dan sungai).

Festival Kampus Biru’ ini akan dilakukan beberapa  perlombaan untuk memeriahkan HUT RI, yakni lomba balap perahu jonson 15 PK, perahu ketinting, dayung dan permainan anak-anak.

Penulis : Mujiono
Editor:Misba Latuapo

 

Berita Terkait
Baca Juga