SKPT Tingkatkan Produksi dan Akselerasi Ekspor Melalui FGD

Kamis, 15 Agu 2019 19:54 WIT
FOTO BERSAMA | Kepala Stasiun Karantina Timika dan pemateri foto bersama. (Foto: Hadija/SP)

TIMIKA | Stasiun Karantina Pertanian Timika (SKPT) meningkatkan produksi dan akselerasi ekspor melalui Focus Group Discussion  (FGD).

Selain untuk meningkatkan produksi dan akselerasi ekspor, FGD tersebut juga untuk memperkuat cegah tangkap Hama Penyakit Hewan Karantina (HPHK) serta Oganisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK). 

FGD tersebut berlangsung di Hotel Horison Ultima, Kamis (15/8) yang dihadiri beberapa instansi terkait seperti Dinas Peternakan dan beberapa instansi lainnya. 

"Bagaimana kita mengedukasi masyarakat khususnya pemerintah daerah bersama untuk melakukan peningkatan produksi di Timika," ungkap  Kepala SKPT Tasrif usai kegiatan. 

Dalam diskusi tersebut pemateri didatangkan dari Balai Karantina Pertanian Provinsi. 

Kata Tasrif, pertemuan ini juga untuk bagaimana kebijakan pemerintah daerah dalam meningkatkan produksi pertanian maupun perkebunan, serta bagaimana mendukung ekspor dan lebih memperkecil impor. 

Dalam diskusi tersebut terlihat beberapa saran yang diterima oleh Karantina Pertanian Timika terkait tujuan diadakan FGD yaitu, untuk meningkatkan produksi dan akselerasi ekspor dan memperkuat cegah HPHK serta OPTK.

Tasrif kemudian menambahkan bahwa karantina pertanian Timika juga telah melepas komoditas pertanian gaharu sebanyak 15 ton dengan total sebanyak Rp 2,4 miliar. 

Reporter: Hadija Laisouw
Editor: Aditra

 

 

Kategori:
Bagikan