Pedagang Bendera di Mimika Mengaku Sepi Pembeli

Jumat, 16 Agu 2019 18:56 WIT
MENJUAL BENDERA | Pedagang yang menjual bendera di Jalan Budi Utomo. (Foto: Hadija/SP)

TIMIKA | Sehari menjelang HUT ke 74 Republik Indonesia, sejumlah pedagang bendera merah putih dan umbul-umbul mengaku sepi pembeli, padahal harga bendera sudah dijual murah. 

Seorang pedagang bendera, Asgar misalnya. Asdar yang sudah lima tahun menjual bendera  di Jalan Budi Utomo jelang HUT RI mengaku tahun ini pembeli menurun drastis. 

"Saya menjual bendera di sini sudah lima tahun tapi kali ini tahun 2019 sangat menurun peminat, entah mereka pakai bendera lama ataukah mereka memang tidak berniat naikkan bendera saya tidak tau," ungkapnya kepada Seputarpapua.com, Jumat (16/8).

Asgar mengaku sudah mulai menjual bendera sejak awal Agustus. Dalam sehari dia hanya kedatangan tiga hingga empat pembeli saja. 

Harga benderanyapun lebih murah dibandingkan tahun sebelumnya. Jika sebelumnya bendera dijual paling murah Rp50 ribu di tahun ini Rp30 ribu. 

"Kadang saya jual Rp30 ribu tergantung ukuran benderanya," kata Asgar.

Dikatakannya, pembeli bendera hanya sebatas pejabat dan kantor-kantor saja namun untuk masyarakat biasa sepi sekali bahkan hingga H-1. 

Reporter: Hadija Laisouw
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan