Satpol PP Mimika Tegaskan Tak Boleh Jadikan Trotoar Sebagai Lahan Parkir

Jumat, 16 Agu 2019 21:24 WIT
PEMBONGKARAN | Satpol PP Mimika saat melakukan pembongkaran paksa di Pasar Sentral Timika beberapa waktu lalu. (Foto: Sevianto/SP)

TIMIKA | Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Mimika menarget penertiban bangunan tahap II di sepanjang jalan Kota Timika rampung September ini. 

Kepala Satpol PP Mimika, Willem Naa di Timika, Jumat (16/8), mengatakan pembongkaran bangunan pada garis sempadan jalan belakangan ini adalah lanjutan pembenahan untuk menata Kota Timika menjadi indah dan rapi. 

"Kita lihat pada tanggal 13 September nanti sampai dimana animo masyarakat untuk membenahi tempat mereka sendiri, kita lihat situasi kalau tidak sesuai, baru kita bergerak," ujar Willem. 

Ia mengatakan, pihaknya akan mendata seluruh bangunan lalu dicocokkan dengan Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Bangunan yang sudah sesuai dengan IMB akan dipertimbangkan.

"Tetapi ruko, toko, kios tanpa IMB tetap kami akan bongkar," tegas Willem. 

Menurut dia, berdasarkan ketentuan yang telah diatur, batas bangunan minimal 20 meter dari as jalan, guna menjaga kualitas visual antara jalan dan bangunan.

Dengan demikian, lanjut dia, setiap bangunan terutama tempat usaha wajib mempunyai lahan parkirnya sendiri, dan tidak menggunakan trotoar apalagi bahu jalan sebagai lahan parkir. 

"Tugas kami itu supaya bagaimana kota Timika menjadi bersih, rapi, dan nyaman. Sehingga tamu yang datang dari luar merasakan bahwa Kota Timika itu indah" ujarnya lagi. 

Ia berharap upaya membuat kota Timika menjadi indah menjelang PON 2020 mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat. 

"Tdak boleh membangun sesuka hati. Kita harus patuh, ikut aturan yang ada," tegasnya.

Satpol PP Mimika mengerahkan 50 personel untuk menertibkan seluruh bangunan di sepanjang jalan di Kota Timika, ibu kota Kabupaten Mimika. 

Apabila imbauan aparat tidak diindahkan hingga peringatan ketiga, maka Satpol PP dibantu kepolisian akan melakukan pembongkaran paksa. 

 
Reporter: Yunita Simon
Editor: Sevianto

 

 

Kategori:
Bagikan