Pengusaha Minuman Beralkohol Wajib Miliki NPPBKC

Sabtu, 17 Agu 2019 00:23 WIT
SOSIALISASI | Beacukai Amamapare memberikan sosialisasi kepada beberapa pengusaha minuman beralkohol yang ada di Mimika. (Foto : Yunita/SP)

TIMIKA | Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C (KPPBC TMP C) Amamapare, Timika, Papua, berharap kepada semua pengusaha minuman beralkohol wajib memiliki Nomor Pokok Pengusaha Barang Kena Cukai (NPPBKC).

Memiliki NPPBKC agar mengakreditasi para pengusaha yang menjual minuman berakohol. 

Selain itu, agar mengetahui asal muasal minuman berakohol tersebut, termasuk jumlahnya.

Kepala Seksi Kepatuhan Internal dan Penyuluhan KPPBC TMP Amamapare, Faudzhi Ahmad Safrullah mengatakan, apabila pengusaha minuman beralkohol tidak memiliki NPPBKC, maka tentunya akan ditindak sesuai undang-undang yang berlaku. 

"Kemudian akan dilakukan penyitaan, pemusnahan, dan akan dikenakan sanksi minimal Rp20 juta," kata Faudzhi, Jumat (16/8).

Untuk mengontrol pengusaha dalam memasok minuman beralkohol yang diperjual belikan, maka KPPBC TMP Amamapare mendirikan 'Klinik Cukai Pace'.

'Klinik Cukai Pace' merupakan program unggulan dari KPPBC TMP Amamapare sebagai upaya peningkatan kepatuhan dari seluruh pengusaha Barang Kena Cukai (BKC) terutama minuman beralkohol di Timika. 

'Klinik Cukai Pace' ini pun telah disosialisasikan kepada pengusaha minuman beralkohol dibawah naungan Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Mimika, disalah satu caffe di Jalan Cenderawasih, Jumat sore.

"Program klinik cukai pace ini diharapkan dapat mengontrol pengusaha Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) mulai dari pabrik sampai penyalur, sampai di penjual skala kecil," ujar Faudzhi.

Faudzhi menambahkan, di Mimika sendiri pihaknya telah menerbitkan 17 NPPBKC kepada pengusaha Barang Kena Cukai (BKC). Termasuk kepada beberapa pengusaha minuman beralkohol. 

"Tahun lalu hanya 9 pengusaha yang mempunyai izin, dan tahun ini naik menjadi 17. Itu berarti kesadaran mereka sudah mulai tumbuh, tinggal bagaimana kami tingkatkan kepatuhan mereka, maka ketika mereka berizin berarti ada tanggungjawab lain yang harus dipenuhi mengenai pembukuan dan pencatatan terkait pengisian dokumentasi terhadap bea cukai," jelas Faudzhi. 

Reporter: Yunita Simon
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan