Komunitas Grup Timika Mengisi Hari Kemerdekaan dengan Berbagi Kasih

Senin, 19 Agu 2019 00:26 WIT
FOTO BERSAMA | komunitas Grup Timika foto bersama dengan anak-anak dan warga Pomako. Foto: Grup Timiika.

TIMIKA | Merayakan hari kemerdekaan tidak selalu harus mengikuti lomba, namun bisa juga dilakukan dengan berbagi kasih. 

Seperti yang dilakukan Grup Timika. Dalam merayakan HUT ke 74 Republik Indonesia, komunitas yang aktif dalam kegiatan sosial ini berbagi kasih dengan warga Pomako, pada Minggu (18/8).

Donasi yang diberikan berupa pakain layak pakai dan perlengkapan sekolah. 

"Kami memberikan donasi berupa pakaian layak pakai dan perlengkapan sekolah untuk anak-anak," kata ketua panitia kegiatan, Theo Melki kepada Seputarpapua.com, Minggu malam. 

Komunitas Grup Timika berdiri sejak tahun 2015, dan beranggotakan 30 orang yang berasal dari berbagai suku, agama, profesi dan status sosial.

Komunitas ini memliki slogan 'Kitorang Berbeda Tapi Satu Tujuan untuk Timika'. 

Selain memberikan donasi, berbagai kegiatan lomba bernuansa kemerdekaan juga diberikan untuk anak-anak.

Wargapun sangat antusias untuk menyaksikan berbagai lomba itu. Hal itu terbukti dengan banyaknya warga yang datang di lokasi kegiatan.

Theo mengatakan, kegiatan baru dapat dilakukan pada Minggu, karena pada Sabtu (17/8) tidak ada pejabat setempat seperti kepala kampung karena mengikuti upacara di pusat pemerintahan. 

"Ada berbagai kegiatan yang kami lakukan dengan masyarakat Pomako terutama dengan anak-anak disana, semuanya kegiatan yang bernuansa kemerdekaan Indonesia, seperti perlombaan," jelas Theo. 

Memilih Pomako sebagai lokasi kegiatan, karena menurut mereka sebagian besar warga setempat masih sangat minim pengetahuannya terkait Indonesia dan arti kemerdekaan. 

Kedepannya kegiatan seperti ini tidak saja dilakukan saat memperingati hari kemerdekaan 17 Agustus saja, tapi juga akan dilakukan secara rutin dan menyasar pada daerah pesisir pantai Mimika lainnya. 

"Mungkin baiknya dilakukan rutin biar anak-anak yang ada lebih mengenal tentang Indonesia sejak dini," pungkasnya

Reporter: Hadija Laisouw
Editor: Aditra

 

 

Kategori:
Bagikan