Kampung Harus Bisa Berinovasi

Selasa, 20 Agu 2019 21:31 WIT
GUNTING PITA | Marthen Paiding saat membuka kegiatan ditandai dengan gunting pita. (Foto: Hadija/SP)

TIMIKA | Kampung di Mimika, Papua, harus bisa berinovasi dengan menggali dan memanfaatkan potensi yang ada di kampung masing-masing.

Hal ini dikatakan Pj Sekda Mimika Marthen Paiding saat membuka kegiatan bursa pertukaran inovasi desa, di Hotel Horison Timika, Selasa (20/8).

Kegiatan ini digelar oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Kabupaten Mimika, dengan menghadirkan peserta dari Badan Muswarah Kampung (Bamuskam), kepala kampung, dan pendamping di 133 kampung yang tersebar di Mimika. 

Pj Sekda Mimika Marthen Paiding mengatakan, kegiatan ini sangat bagus untuk memajukan masyarakat kampung dengan menggunakan dana desa. 

Sebab, lrogram inovasi desa merupakan salah satu upaya untuk membangunan daerah tertinggal dan transmigrasi.

Selain itu, untuk mempercepat penanggulangan kemiskinan di kampung, melalui pemanfaatan dana desa secara baik dan strategis, baik dalam pengembangan ekonomi lokal maupun kewirausahaan. 

"Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan inovasi baru bagi kampung untuk berpartisipasi dalam proses menggali dan memanfaatkan potensi yang ada di kampung masing-masing," kata Marthen.

Sebagaimana arti inovasi, kata Marthen,  yaitu sesuatu yang dihasilkan atau yang dilakukan berbeda dari pada yang lain, melakukan hal yang berbeda dari biasanya yang tentunya pasti lebih baik. Itulah yang di sebut berinovasi. 

"Kalau dari dulu sampai sekrang begitu saja tidak ada perubahan berarti kampung itu tidak berinovasi atau tidak ada perubahan," pungkasnya.

Kepala Dinas DPMK Michael Gomar  mengatakan, tujuan digelarnya kegiatan ini agar mendorong dan memfasilitasi pengembangan ekonomi lokal dan kewirausahaan. "Serta peningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM)  dan infrastruktur desa," kata Gomar.

Reporter: Hadija Laisouw
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan