Mama Papua Senang Terima Bantuan Gantungan untuk Jual Noken

Senin, 02 Sep 2019 17:33 WIT
GANTUNGAN | Perwakilan Distrik Mimika Baru, Richard Wakum didampingi Kepala Kelurahan Timika Indah Oktovina Naa saat memasang gantungan noken. (Foto: Anya Fatma)

TIMIKA | Sejumlah mama-mama Papua di Timika senang menerima bantuan gantungan untuk menggantung noken saat berjualan di pinggir jalan.

Bantuan berupa gantungan noken dan payung ini diberikan oleh Kelurahan Timika Indah kepada 20 Mama-mama yang berjualan noken di Jalan Budi Utomo tepat di depan Lapangan Timika Indah. 

Penyerahan bantuan dilaksanakan di Halaman Kantor Kelurahan Timika Indah, Senin (2/9).

Mama Yosina warga Jalan Kesehatan, Kelurahan Timika Indah mengatakan, dirinya berjualan di depan Lapangan Timika Indah sejak lima tahun lalu dan hanya masih tiga orang yang berjualan.

Diceritakan, sejak awal berjualan Ia dan penjual noken lainnya menggunakan plastik untuk mengalas noken yang dijajakan di pinggir jalan. 

Seringnya waktu, mereka kemudian menggunakan kayu untuk membuat gantungan noken.

Katanya, jika hujan turun mereka terkadang menggunakan payung untuk menghindari air hujan. Bahkan, ada yang membuat atap dengan menggunakan seng dan terpal bekas.

"Biasanya jual alas pakai plastik, kalau hujan lipat plastik tutup. Kita senang dapat bantuan ini dari Kelurahan, sekarang kita pakai ini sudah tidak repot lagi karena sudah ada payung juga," kata Mama Yosina.

Sementara itu, Kepala Kelurahan Timika Indah, Oktovina Naa kepada Seputarpapua.com mengatakan, pemberian bantuan gantungan ini hanya diberikan kepada Mama-mama penjual noken yang berjualan di depan Lapangan Timika Indah dan yang berdomisili di Kelurahan Timika Indah.

"Kami data berdasarkan KTP, dan yang memang selalu jualan disitu," katanya.

Sementara untuk Mama-mama yang berjualan di Jalan Cenderawasih hingga ke Jembatan Selamat datang, kata Oktovina, kedepan akan didata untuk kemudian diberikan bantuan berikutnya, karena program tersebut harus dianggarkan bertahap.

Bantuan ini sendiri kata Oktovina, dianggarkan dari Dana Kelurahan sebesar 300 juta.

Namun, besaran uang tersebut termasuk untuk pembayaran honor RT yang katanya harus diutamakan, operasional kantor, pemasangan lampu jalan dan beberapa program kelurahan lainnya.

"37 juta kita anggarkan untuk ini. Payungnya kita beli dan kita cetak logo Pemkab. Tiang gantungannya ini juga kita buat disini juga," ungkap Oktovina.

Reporter: Anya Fatma
Editor: Aditra

 

 

Kategori:
Bagikan