Ini Harapan Pedagang Pasar Sentral untuk Eltinus Omaleng dan Jhon Rettob

Kamis, 05 Sep 2019 17:24 WIT
Mama Rika

TIMIKA | Bupati dan Wakil Bupati Mimika terpilih Eltinus Omaleng dan Johanes Rettob pada Jumat (6/9) besok akan dilantik. Sejumlah harapan berdatangan dari masyarakat termasuk pedagang di Pasar Sentral Timika.

Mama Rika, pedagang asli Suku Kamoro ini meminta agar setelah dilantik dan dalam masa kepemimpinannya nanti, Bupati Eltinus dan Wakilnya Jhon Rettob harus lebih memperhatikan pedagang di Pasar Sentral.

Bukan hanya untuk pedagang dari 7 suku asli Papua, tetapi masyarakat non Papua yang sudah berdomisili lama serta orang Papua lainnya.

Mama Rika yang juga merupakan koordinator pedagang Mama-mama di Pasar Sntral itu mengharapkan agar keduanya nanti bisa turun langsung ke pasar untuk melihat lebih dekat bagaimana selama ini Mama-mama menjajakan dagangannya di pasar.

"Kedepannya bapak harus perhatikan turun ke lapangan, atau masuk ke kampung-kampung, kelurahan. Khususnya seperti di pasar ini kami mama Papua ini sudah hampir 10 tahun, bapak bupati itu tidak pernah pantau ke lapangan, khususnya di pasar sentral. Lihat Mama-mama punya jualan bagaimana," jelas mama Rika saat diwawancara Seputar Papua di Pasar Sentral, Kamis (5/9).

Ia berharap, Bupati dan wakilnya kelak harus turun langsung ke pasar minimal satu bulan atau tiga bulan sekali. 

"Harapan saya kedepannya ketika sudah dilantik, harus pantau ke lapangan, jangan perintah kepala dinas atau siapa, kami minta Bupati yang harus turun ke lapangan," ujarnya. 

Mama Rika yang kesehariannya berjualan sayur dan menganyam noken itu juga meminta kepada pemerintah melalui kepemimpinan yang baru, agar bisa memberdayakan mama-mama dengan membeli hasil kebun yang dijual.

"Saya minta juga seperti hasil kebun dari Mama-mama seperti umbi-umbian keladi singkong dan petatas, kemudian sayur sayur yang kami punya, kami minta kepada pemerintah supaya kalau ada kegiatan bisa turun belanja di pasar sentral sini," tuturnya.

Ia menambahkan, Bupati dan wakil Bupati Mimika nantinya juga harus turun ke kampung untuk melihat bagaimana kemajuan pembangunan. 

Terlebih lagi, untuk mendengar keluhan masyarakat terkait dengan kesehatan maupun pendidikan. Selama ini masyarakat sangat berharap agar aspirasinya bisa langsung disampaikan ke Bupati dan Wakil Bupati.

"Jangan hanya turkam ke pesisir atau pegunungan saja, tetapi di dalam kota juga bapak harus masuk," ujarnya.

Ayu, seorang penjual cabe juga menyampaikan harapannya kepada Bupati dan Wakil Bupati untuk menyediakan tempat berjualan yang nyaman. Pasalnya saat ini Ia dan pedagang lainnya masih berjualan di tempat yang dibangun sementara untuk berjualan.

"Untuk di pasar sendiri maunya jualan gak kaya gini lah, dikasih tempat selayaknya, kan kita orang SP juga to," katanya. 

Reporter : Anya Fatma
Editor: Aditra

 

 

Kategori:
Bagikan