Bupati Mimika Keluarkan 4 Poin Imbauan Terkait Isu Kepulangan Mahasiswa

Selasa, 10 Sep 2019 21:52 WIT
Bupati Mimika, Eltinus Omaleng (Foto: Dok SP)

TIMIKA | Bupati Mimika Eltinus Omaleng menegaskan tidak ada pemulangan bagi mahasiswa Papua asal daerahnya yang sedang menimba ilmu pendidikan di pulau Jawa, Makassar maupun Manado. 

Hal tersebut menindaklanjuti beberapa informasi yang beredar bahwa mahasiswa Papua khususnya yang berasal dari Kabupaten Mimika merasa tidak nyaman dan ingin kembali pulang. 

Keresahan mahasiswa atas adanya berbagai informasi yang beredar menyusul persekusi dan ujaran rasisme terhadap mahasiswa Papua di Pulau Jawa, yang juga memantik unjuk rasa anarkis. 

Dengan demikian, Bupati Mimika Eltinus Omaleng menerbitkan surat himbauan pada Selasa (10/9) yang didalamnya terdapat empat poin sebagai berikut:

Pertama, menghimbau kepada seluruh Mahasiswa Papua yang berasal dari Kabupaten Mimika untuk tidak terprovokasi terhadap isu eksodus dari seluruh Mahasiswa pulau Jawa, Bali, Makasar dan Manado dan tetap melanjutkan perkuliahan di tempat study sebagaimana biasanya sampai selesai. 

Kedua, tidak ada sistem pendidikan yang menjamin bahwa seluruh Mahasiswa Papua yang berasal dari Kabupaten Mimika yang pulang ke Papua dapat ditampung dan langsung melanjutkan perkuliahan di Perguruan tinggi di Papua, akibatnya dapat mengganggu perkuliahan selanjutnya. 

Ketiga, Pemerintah Kabupaten Mimika tidak menyediakan anggaran bagi mahasiswa Papua yang berasal dari Kabupaten Mimika yang pulang ke Mimika ataupun kembali ke Kota Study sehubungan dengan permasalahan dimaksud. 

Keempat, Pemerintah menjamin keamanan dan kenyamanan Mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Mimika ditempat masing-masing dan apabila terjadi hak-hal yang mengintimidasi Mahasiswa Papua yang berasal dari Kabupaten Mimika dalam proses perkuliahan selanjutnya, maupun aktivitas lainnya sebagaimana biasanya agar segera melaporkannya kepada Bupati Mimika atau kepada pihak yang berwajib setempat. 

Sehubungan dengan keputusan Bupati Mimika di atas Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob juga mengatakan bahwa sebenarnya Mahasiswa yang ingin pulang ini, mereka hanya terprovokasi dengan isu yang beredar ditempatnya masing-masing.

"Pemerintah akan menjamin rasa aman mereka ditempatnya masing-masing, mereka harus kembali bersekolah ke tempatnya masing-masing, khususnya di Lokon," ungkap Rettob. 

Selain itu, kata Rettob, pemerintah kabupaten akan melaksanakan koordinasi dengan pemerintah daerah di masing-masing tempat studi untuk menjamin keselamatan dan keamanan mahasiswa Papua khsususnya yang berasal dari Mimika. 

Reporter: Hadija Laisouw
Editor: Sevianto

 

Kategori:
Bagikan