Gerakan Bersih Laut dan Pantai Peringati Hari Perhubungan Nasional di Mimika

Kamis, 12 Sep 2019 17:57 WIT
SAMPAH | Tumpukan sampah yang dihasilkan dari gerakan bersih laut dan pantai. (Foto: Hadija/SP)

TIMIKA | Gerakan membersihkan laut dan pantai dilakukan Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Papua, dalam rangka memperingati Hari Perhubungan Nasional Tahun 2019.

Kegiatan ini dilakukan serentak diseluruh Indonesia berdasarkan instruksi Direktur Jenderal Perhubungan Laut. 

Di Mimika, Dinas Perhubungan menggelar aksi tersebut di kawasan pelabuhan Klas II Poumako, Distrik Mimika Timur, pada Kamis (12/9).

Aksi ini melibatkan masyarakat setempat, TNI-Polri, jajaran pemerintahan Kabupaten Mimika, serta seluruh lapisan insan perhubungan di Mimika.

Sebelum dilakukan aksi bersih pantai dan laut, dilakukan apel yang dipimpin oleh Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika Yan S Purba. 

Kata Purba, gerakan bersih laut dan pantai ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa Indonesia merupakan Negara penyumbang sampah plastik terbesar kedua di dunia.

Hal ini berdasarkan data dari Asosiasi Industri Plastik Indonesia (INAPLAS) dan Badan Pusat Statistik (BPS), yang menyebutkan sampah plastik di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun. Dimana 3,2 juta ton sampah plastik dibuang ke laut.

Untuk itu, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Perhubungan bertekad dan menargetkan penurunan sampah plastik di laut hingga 70 persen pada tahun 2025.

"Padahal kita semua tau bahwa sampah plastik begitu berbahaya bagi keberlangsungan ekosistem di laut," kata Purba membacakan sambutan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

*Didaftarkan di MURI*

Sementara itu kepada wartawan Purba mengatakan, pemerintah mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk sama-sama membersihkan laut dan pantai sekitar dari sampah, agar mengurangi dampak pencemaran dan kerusakan lingkungan. 
 
"Kegiatan bersih laut dan pantai yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia ini akan didaftarkan dalam Museum Rekor Indonesia (MURI)," ungkap Purba. 

Peserta yang terlibat dalam aksi ini sekitar 500 lebih. Kata Purba, pihaknya tidak menargetkan jumlah peserta, karena aksi ini dari kesadaran masing-masing. 

"Gerakan ini tidak hanya di Mimika saja namun dilakukan seluruh Indonesia, di Jayapura juga dilakukan hari ini," jelasnya.

Menurutnya, aksi ini dilakukan hanya pada lingkungan sekitar pelabuhan. Dengan harapan agar masyarakat setempat bisa melihat bahwa kebersihan lingkungan dari sampah terutama sampah plastik itu penting. 

"Kita mulai dari lingkungan kita disekitar pelabuhan," tuturnya. 

Ia menambahkan, kegiatan seperti ini sangat perlu dilakukan bahkan sudah dicanangkan. Namun untuk dipastikan menjadikannya sebagai suatu kegiatan rutin belum dipastikan. Karena hal itu harus sesuai perencanaan secara Nasional. 

"Tapi saya kira ini sudah dicanangkan berarti akan terus dilakukan namun untuk jadwalnya belum tau, apakah eventnya hari Perhubungan saja ataukah tidak. Nanti lihat perkembangan selanjutnya," pungkasnya. 

Diakhir kegiatan, peserta yang dinilai mengumpulkan sampah paling banyak diberikan hadiah oleh Dinas Perhubungan sebagai bentuk apresiasi semangatnya dalam membersihkan laut dan pantai. 

Reporter: Hadija Laisouw
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan