Kapolres: Provokator Eksodus Mahasiswa di Timika Segera Ditangkap

Kamis, 12 Sep 2019 22:03 WIT
Kapolres Mimika, AKBP Agung Marlianto

TIMIKA | Kapolres Mimika AKBP Agung Marlianto memastikan segera menangkap seorang oknum yang diduga provokator eksodus pelajar dan mahasiswa kembali ke Mimika meninggalkan tempat studi. 

Kapolres Marlianto menyebut ada dua tersangka diduga provokator yang memantik keresahan hingga terjadi eksodus mahasiswa dan pelajar kembali ke Papua khususnya Mimika. 

"Dua tersangka ini, satu domisili di Surabaya dan satu di Mimika. Yang di Mimika ini sudah kita kantongi namanya, sebentar lagi akan kita lakukan penangkapan," tegas Marlianto di Timika, Kamis (12/9). 

Ia mengatakan, pihaknya betul-betul akan melakukan penegakan hukum terhadap kedua pelaku yang merupakan oknum mahasiswa. 

"Karena sudah jelas, akibat dari provokasi yang mereka lakukan membuat ada sejumlah mahasiswa dan pelajar ada di sini (pulang ke Mimika) sekarang," katanya.

Mantan Kapolres Jombang, Jawa Timur, menegaskan bahwa tidak benar ada intimidasi dari siapapun terhadap pelajar dan mahasiswa Papua di seluruh kota studi di Indonesia.

Akan tetapi, kata dia, justru intimidasi berasal dari oknum mereka sendiri di lingkungan kampus atau sekolah. Ada oknum mahasiswa yang menekan para pelajar segera kembali.

"Itu lah yang membuat mereka menjadi tidak nyaman dan pulang ke Papua. Bukan dari pihak eksternal," ujar dia.

Forkopimda, Dinas Pendidikan dan Lembaga Pengembangan Masyarakat Amungme dan Kamoro (LPMAK), katanya, tengah melakukan identifikasi dan pendataan terhadap pelajar dan mahasiswa yang terlanjur pulang ke Mimika. 

"Kemarin terdata 28 mahasiswa/pelajar yang pulang dan saat ini berada di Timika. Mereka akan kita antarkan pulang besok 10 anak didik, menyusul sisahnya," katanya. 

Marlianto menyayangkan pulangnya puluhan mahasiswa dan pelajar tersebut padahal Bupati Mimika Eltinus Omaleng telah mengimbau mereka tetap fokus melanjutkan studi di kampus/sekolah masing-masing.

"Karena kita akan melakukan identifikasi terhadap permasalahan yang ada di sana, ada apa di situ sehingga pelajar dan mahasiswa ingin pulang. Kami akan turun langsung ke masing-masing tempat studi," pungkasnya.

Reporter: Sevianto
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan