Terdata 225 KK Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran di Asmat

Selasa, 17 Sep 2019 19:19 WIT
KEBAKARAN | kebakaran saat melanda ratusan rumah dan kios di Kota Agats, Selasa (17/9). (Foto: Eman)

TIMIKA | Jumlah korban kebakaran di Agats, Ibu Kota Kabupaten Asmat, Papua, yang terjadi pada Selasa (17/9) pukul 02.30 WIT dini hari, sementara mencapai 897 jiwa dari 225 kepala keluarga (KK). 

Kapolres Asmat AKBP Andi Yoseph Enoch mengatakan, terdata 110 bangunan rumah dan kios di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Jalan Muyu, pertigaan Jalan Ayam kecil dan pertigaan Jalan Dolog, ludes terbakar. 

"Sementara kami masih menunggu kondisi memungkinkan untuk dilakukan olah TKP. Tapi lokasi yang diduga awal kebakaran sudah dipolice line," kata AKBP Andi Yoseph, Selasa malam. 

Kapolres sebelumnya mengatakan, seorang saksi bernama Muhammad Supardi alias La Bode melihat api pertama menyala pada instalasi kabel listrik dalam sebuah rumah. 

Kabel listrik tersebut tersambung ke limit (Mini Circuit Breaker/MCB) yang terpasang ke kios. Saksi ketika itu keluar rumah dan melihat ternyata api sudah membakar dinding kios. 

"Saksi melihat api menyala di dinding kios tempat dimana limit itu berada," kata AKBP Andi Yoseph.  

Melihat telah terjadi kebakaran, saksi yang merupakan penjaga Kios Eleven kemudian berteriak meminta tolong dan berusaha membangunkan tetangga rumah.

Naas, bangunan berkonstruksi papan dan kayu lapis (tripleks) membuat api begitu cepat merambat ke bangunan lain. Kobaran api pun semakin membesar akibat tiupan angin cukup kencang. 

"Saksi dan tetangganya tidak dapat memadamkan api, dia hanya dapat membangunkan tetangga lainnya di sekitar TKP untuk menyelamatkan diri," ungkap AKBP Andi.  

Kapolres mengatakan, api baru dapat dipadamkan oleh anggota Polri, TNI dan warga masyarakat yang datang ke TKP sekitar pukul 09.00 WIT pagi dengan peralatan seadanya.

Pemkab Asmat melalui Dinas Sosial (Dinsos) bergerak cepat menangani para korban dan sementara diungsikan ke beberapa lokasi yakni Aula Wiyata Mandala Agats, Masjid Annur Agats, dan Aula Gereja Betlehen Agats.

Kepala Dinsos Asmat Amir Makhmud mengatakan, jumlah korban kebakaran dimungkinkan akan bertambah karena sebagian korban memilih tinggal di rumah keluarganya setelah rumah mereka ludes dilalap api. 

"Kami akan data semuanya. Bantuan yang akan diberikan berupa sembako dan pakain layak pakai," kata Amir. 

 
Reporter: Sevianto
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan
Berita terkait

Utama

Seputar Asmat