Warga Jadi Korban Kontak Tembak Aparat Keamanan dengan KKSB di Puncak

Rabu, 18 Sep 2019 19:47 WIT
EVAKUASI | Empat warga Puncak yang menderita luka-luka dievakuasi ke RSUD Mimika, Rabu (18/9/19). (Foto: Istimewa)

JAYAPURA | Bupati Puncak, Papua Willem Wandik mengatakan ada warganya yang menjadi korban dalam kontak tembak antara aparat keamanan dengan kelompok kriminal separatis bersenjata (KKSB).

"Iya, ada warga yang menjadi korban saat kontak senjata terjadi pada Selasa (17/9) sekitar pukul 15.00 WIT di Kampung Olen, Distrik Mabugi," kata Willem Wandik, Rabu (18/9). 

Bupati Willem Wandik mengaku telah menerima data yang mencatat tiga warga dilaporkan meninggal dunia dan empat lainnya luka-luka dari insiden baku tembak tersebut. 

"Korban luka-luka saat ini sudah dievakuasi ke Timika untuk dirawat di RSUD Mimika, sedangkan yang meninggal akan segera dimakamkan," katanya. 

Menurut dia, masyarakat memang kerap menjadi tameng bagi anggota KKSB karena biasanya kelompok tersebut bersembunyi dan bergabung di tengah masyarakat.

"Sehingga diharapkan aparat keamanan TNI-Polri untuk tidak lagi melakukan pengejaran kepada KKSB karena yang menjadi korban adalah warga sipil," imbuhnya. 

Dia mengatakan, aparat keamanan harus menahan diri dan tidak lagi melakukan pengejaran karena akan berdampak luas, baik itu pada pembangunan di daerahnya maupun dampak lainnya misalnya penggiat HAM yang memanfaatkan momentum itu. 

“Mari kita sama-sama menjaga agar tidak menjadi konflik yang nantinya menjadi konsumsi politik terhadap insiden yang terjadi di Puncak,” kata Bupati Wandik. 

Pendekatan persuasif, katanya, diharapkan anggota KJSB nantinya mau sadar dan menyerahkan diri, serta tidak lagi melakukan penyerangan terhadap warga sipil maupun aparat keamanan.

Kapendam XVII/Cenderawasih Letkol CPL Eko Daryanto secara terpisah mengakui terjadinya insiden tersebut namun pihaknya masih mengumpulkan data-data terkait kasus itu.

"Benar terjadi kontak tembak antara aparat gabungan TNI-Polri dengan KKSB di wilayah Kabupaten Puncak," kata Letkol CPL Eko.


Sumber: Antara
Editor: Sevianto

 

Kategori:
Bagikan