310 KK Kehilangan Tempat Tinggal Akibat Kebakaran di Agats

Rabu, 18 Sep 2019 23:12 WIT
KORBAN KEBAKARAN | Sebagian korban kebakaran ditampung di Aula Wiyata Mandala. (Foto: Eman/SP)

ASMAT | Jumlah keluarga yang mengalami musibah kebakaran di Kota Agats, Kabupaten Asmat pada Selasa (17/9) dini hari terus bertambah. Pada Rabu (18/9) siang jumlahnya meningkat menjadi 310 kepala keluarga. 

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Asmat, Amir Makhmud menyebutkan jumlah korban yang terdata pada Selasa malam sebanyak 256 kepala keluarga dan 899 jiwa. Sebelumnya terdata 225 keluarga dan 897 jiwa.

“Ini data semalam. Hari ini kami kumpulkan lagi, karena dari informasi banyak korban yang menyebar. Ada yang menumpang di rumah-rumah keluarga mereka,” kata Amir, Rabu pagi.

Ia menjelaskan bahwa tim penanganan kebakaran Pemerintah Kabupaten Asmat masih melakukan validasi data untuk memastikan jumlah korban akibat musibah tersebut.

“Tim penanganan ini terpadu, melibatkan semua instansi termasuk TNI-Polri. Datanya lagi dihimpun. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil terlibat untuk kegiatan validasi,” ujarnya.

Amir juga menjelaskan dari tiga posko penanganan yang disediakan, korban lebih banyak tertampung di gedung Wiyata Mandala dan Masjid Annur.

“Kami menyiapkan dapur umum yang siap 24 jam. Kami sudah memberikan selimut, tikar dan bahan makanan. Pihak kesehatan juga siaga 24 jam di kedua posko ini,” tuturnya.

Ia menambahkan, penanganan korban kebakaran dilaksanakan selama tujuh hari. Selanjutnya akan disesuaikan dengan perkembangan dan kondisi.

“Nanti setelah tujuh hari kami akan lihat lagi perkembangannya,” kata dia.

Salah seorang petugas kesehatan di Posko Wiyata Mandala, Hertani mengatakan sejauh ini pihaknya belum menemukan masalah kesehatan pada warga yang terdampak musibah kebakaran.

“Di hari pertama saja, itu memang ada yang lelah dan trauma. Untuk yang sakit akibat kebakaran belum ada. Meski begitu kami tetap siaga untuk memberikan penanganan awal apabila ada yang sakit,” kata Hertani.

Sesuai data yang dihimpun pada Rabu (18/9) siang, jumlah keluarga yang kehilangan tempat tinggal sebanyak 310 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 929 orang. 

Sedangkan bangunan yang terbakar sebanyak 214 unit, terdiri dari rumah pribadi, kos-kosan, kontrakan, rumah sewa, konter, toko, warung, pangkalan BBM, apotik dan lain-lain. 

Reporter: Eman
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan