Wabup Mimika Jelaskan Prosedur Masuknya Batik Air ke Timika

Jumat, 04 Okt 2019 11:48 WIT
Ilustrasi (Foto: batikair.com)

TIMIKA | Wakil Bupati Mimika, Johannes Rettob menjelaskan prosedur masuknya maskapai Batik Air di Timika. 

Batik Air sendiri telah mengirimkan permohonan ijin kepada Unit Pelaksana Bandar Udara (UPBU) Mosez Kilangin sebagai operator bandar udara sisi selatan agar bisa beroperasi di Timika dengan beberapa rute.

John Rettob menjelaskan, persoalan air line sudah ada sejak dirinya masih menjabat sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika. Penambahan maskapai penerbangan yang masuk ke Timika sudah sejak lama direncanakan.

"Nah kemarin waktu hari perhubungan nasional saya sudah menyatakan bahwa target pesawat air line baru masuk  ke Timika menjadi salah satu target program 100 hari kerja," katanya saat diwawancara usai menghadiri Rapat Paripurna di Kantor DPRD Mimika, Kamis (3/10).

Lanjut John, semua pihak yang terlibat dalam proses ini baik Pemerintah Kabupaten, Bandara Mozes Kilangin melalui UPBU, Ari nav sebagai pemberi slot untuk ruang udara, UPBU sebagai pemberi slot untuk tempat parkir dan seluas sisi darat termasuk terminal dan PT Avco yang juga menjadi mitra didalam pelaksanaan runway harus memilik komitmen yang sama untuk hal tersebut. 

"Sebenarnya prinsipnya, kita semua harus punya komitmen bersama, kita punya niat bersama untuk bagaimana membantu masyarakat kita, untuk mendukung program bupati dan wakil bupati," jelas John.

Menurutnya, permasalahan ini telah ia usahakan sejak lama, namun selalu terbentur. Dan itu bukan di Jakarta atau di tempat lain, tetapi di Timika.

"Tidak ada cerita. Dulu peran saya berbeda. Nah sekarang ini saya wakil Bupati, perintah!" Tegasnya.

Terkait Batik Air akan beroperasi di tanggal 27 Oktober, John mengatakan, sesudah mereka ajukan surat dan semua pihak memberikan ijin hasil tersebut akan dibawa ke Jakarta.

"Proses perijinan di Jakarta hanya 21 hari tidak boleh lebih dari itu. Jadi begitu 21 hari proses sudah ya sudah. Jadi ijin dari Jakarta itu tergantung Timika, trus rutenya tergantung kota tujuan," jelasnya. 

Untuk rute tujuan ke Makassar dan Jakarta, John mengaku telah mengetahui bahwa Batik Air memproses ini karena telah meminta slot lebih dulu di Makassar dan Jakarta. Dan saat ini hanya menunggu slot di Timika.

"Secara informal mereka sudah sampaikan langsung kepada saya bahwa slot itu ada dan pisah. Baik slot ruang udara, slot runway, slot terminal itu ada. Pisah pada jam jam yang diminta, pakai sisi selatan yang baru, kalau pakai sisi selatan tidak ada masalah, semua sudah oke," jelas John.

"Sekarang tinggal action saja, agen Batik harus datang kesini. Dia harus mempersiapkan segala sesuatu disini, kantor, marketingnya, kalau dia sudah siap, tanggal 27 dengar Hasil sudah bisa, jalan. Prinsipnya lebih cepat lebih baik," katanya lagi.

Reporter : Anya Fatma
Editor: Batt

 

 

Kategori:
Bagikan