Diteror Kelompok Bersenjata, Perbatasan RI-PNG Masih Ditutup

Minggu, 06 Okt 2019 19:02 WIT
PERBATASAN | Aktivitas di gerbang perbatasan RI-PNG. (Foto: Dok/SP 2017)

JAYAPURA | Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skow hingga kini masih ditutup untuk perlintasan warga Indonesia dan Papua Nugini (PNG).

Komandan Korem 172/Praja Wira Yhakti, Kolonel Infantri Binsar Sianipar, ketika dikonfirmasi di Jayapura, Minggu (6/10), mengakui penutupan PLBN Skow terkait masalah pengamanan.

PLBN Skow ditutup sejak Selasa lalu (24/9) saat kelompok bersenjata menembak dari perbatasan Indonesia-PNG. Tak pelak, personel Satgas Pengamanan Perbatasan Indonesia-PNG Markas Besar TNI langsung mengejar kawanan perusuh itu.

"Untuk mengoperasikan kembali PLBN Skouw, kami akan bertemu dengan tentara PNG," kata Sianipar.

Kepala Imigrasi Jayapura, Gatut Setiawan, secara terpisah, mengatakan walaupun ditutup namun petugas imigrasi tetap ditugaskan di pos itu.

“Memang hingga kini aktivitas di PLBN Skow masih ditutup,” kata dia.

Dalam keadaan biasa, sekitar pintu perlintasan resmi negara itu dilintasi 100 orang, baik WNI ataupun warga negara PNG.

"Jumlah itu meningkat saat hari pasar dimana ratusan warga PNG melintas dan berbelanja di pasar perbatasan yang berjarak sekitar 300 meter dari zona netral antar kedua negara," kata dia. 


Sumber: Antara
Editor: Sev

 

Kategori:
Bagikan