Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kerusuhan Wamena, 3 Masih Buron

Polisi Tetapkan 13 Tersangka Kerusuhan Wamena, 3 Masih Buron
PUING | Aparat TNI/Polri dan masyarakat membersihkan puing-puing kerusuhan di Jayawijaya. (Foto: Antara News Papua/Marius Frisson Yewun)

JAKARTA | Kepolisian menyatakan telah menetapkan 13 tersangka yang diduga terlibat unjuk rasa berujung kerusuhan di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua beberapa waktu lalu.

Kepala Bagian Penerangan Umum Polri, Komisaris Besar Polisi Asep Adi Saputra, di Jakarta, Senin (7/10), mengatakan masih ada tiga terduga pelaku itu masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). 

"Dari 13 (tersangka) ini, 10 orang sudah ditahan dan tiga orang masih DPO (daftar pencarian orang)," kata Kombes Adi Saputra. 

Para tersangka, katanya, diduga telah melakukan penghasutan (dijerat dengan pasal 160 KUHP), melakukan kekerasan (pasal 170 KUHP) dan melakukan pembakaran (pasal 187 KUHP).

"Ini yang menjadi dasar mereka diproses hukum," kata Adi Saputra. 

Barang bukti yang disita dari para tersangka di antaranya 34 batu yang digunakan untuk menyerang, satu unit motor terbakar, satu kendaraan Toyota Hilux dan rekaman video.

IKLAN-TENGAH-berita

"Rekaman ini disita sebagai bukti petunjuk. Ini (video) yang juga diviralkan sebagai hoaks," katanya.

Sebelumnya, terjadi demonstrasi di Wamena pada 23 September 2019 yang menyebabkan sedikitnya 33 orang meninggal dunia dan banyak korban luka-luka.

Selain itu, kerusuhan diikuti aksi kekerasan fisik dan pembakaran rumah, pertokoan, perkantoran, dan lain-lain. 

Demonstrasi berujung kerusuhan ini diawali protes rasisme terhadap orang Papua yang juga menyerukan referendum kemerdekaan dari Indonesia. 

Sumber: Antara
Editor: Sev

 

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar