779 Warga Nduga Mengungsi ke Lanny Jaya

Rabu, 09 Okt 2019 17:39 WIT
PERTEMUAN | Sekda Kabupaten Lanny Jaya Christian Sohilait menggelar pertemuan dengan para kepala distrik di wilayahnya terkait para pengungsi Nduga pascarusuh Wamena belum lama ini (Foto: Antara News Papua/HO/Christian Sohilait)

JAYAPURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lanny Jaya, Papua tengah mendata jumlah pengungsi dari Nduga di wilayahnya pascarusuh Wamena 23 September 2019 lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lanny Jaya Christian Sohilait di Jayapura, Rabu (9/10), mengatakan per 8 Oktober 2019 tercatat sebanyak 779 jiwa dari 374 Kepala Keluarga (KK) yang mengungsi ke wilayahnya.

"Pengungsi Nduga ini tercatat mengungsi di dua distrik yakni Wano Barat dan Kuyawage," tambahnya.

Menurut Christian, di Distrik Wano Barat, para pengungsi ini menetap di Kampung Mingga sebanyak 23 KK atau 61 jiwa, Kampung Nenggeage sebanyak 24 KK atau 54 jiwa dan Kampung Mume sebanyak 26 KK atau 59 jiwa dimana jika ditotal menjadi 73 KK dengan 174 jiwa.

"Untuk Distrik Kuyawage, terdiri dari Kampung Luarem 160 KK atau 262 jiwa, Tuninggale 30 KK atau 78 jiwa, Yugunomba 70 KK atau 125 jiwa, Upaga 25 KK atau 62 jiwa, Kuyawage 6 KK atau 28 jiwa dan Wome 10 KK atau 50 jiwa," jelasnya.

Dia menambahkan data-data ini diperoleh berdasarkan laporan para kepala distrik pada pertemuan yang digelar pihaknya pada Selasa malam (8/10) di Tiom.

"Dari laporan yang kami terima pun, para pengungsi Nduga ini ada juga yang akhirnya memutuskan untuk menetap di Kabupaten Lanny Jaya karena masih memiliki sanak saudara atau kerabat di tempatnya mengungsi," terangnya.

Dia menambahkan pihaknya juga telah mempersiapkan bantuan peralatan berkebun bagi para pengungsi yang hendak menetap di Kabupaten Lanny Jaya seperti cangkul dan lain sebagainya.

Sumber: Antara
Editor: Misba Latuapo

 

Kategori:
Bagikan