Tindak Tegas Oknum ASN Penyebar Kebencian

Senin, 14 Okt 2019 17:59 WIT
Karel Gwijangge

TIMIKA | Anggota DPRD Mimika dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Karel Gwijangge mendukung upaya pemerintah pusat menertibkan aparatur sipil negara (ASN) yang menyebar ujaran kebencian di media sosial (medsos).

“Apa yang dilakukan oleh pemerintah pusat sah-sah saja, karena ASN digaji oleh pemerintah dengan menggunakan uang rakyat,” kata Karel di Kantor DPRD Mimika, Senin (14/10).

Kaata dia, sekarang ini teknologi sudah canggih, sehingga dengan mudahnya mengetahui informasi darimanapun berada. Namun harus bijak dalam penggunaan kecanggihan yang sudah ada ini.

Apalagi kalau sampai mengunggah suatu hal yang bisa memecah belah kehidupan bangsa dan membahayakan kelangsungan hidup masyarakat.

“Sudah banyak kasus karena menggunggah ujaran kebencian di medsos, ASN yang dipecat bahkan sekelas perwira TNI pun dicopot dari jabatannya, padahal dia tidak melakukannya,” katanya.

Ditambah lagi, sekarang ini sudah banyak di Indonesia lembaga-lembaga yang mengarah kepada perpecahan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan pemerintahpun secara tegas melarang organisasi tersebut untuk beroperasi, seperti HTI.

“Karenanya, kalau ada ASN sudah mengarah kepada perpecahan NKRI, maka pemerintah harus tegas. Dan kalau perlu ada sanksi yang dikenakan kepada seluruh ASN,” tuturnya. 

Ia menambahkan, sekarang ini wajib dan tidak alasan bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk mendukung dan menjaga keutuhan negara. Sehingga kalau ada isu-isu yang merugikan, hoax, dan rasisme harus segera sadar, karena itu tidak ada manfaat. 

“Kenapa harus sadar, karena secara pribadinya terkena sanksi hukum, jabatannya dicopot. Dan yang paling menyedihkan adalah berdampak pada kehidupan masyarakat,” ungkapnya.

Reporter : Mujiono
Editor: Misba Latuapo

 

Kategori:
Bagikan