Penikam Warga Toraja di Wamena Tak Punya Pekerjaan

Jumat, 18 Okt 2019 17:04 WIT

TIMIKA | NW (35), pelaku penikaman warga asal Toraja Deri Datu Padang (26) hingga tewas di Wamena, Papua, diketahui belum memiliki pekerjaan alias pengangguran. 

Pria tersebut ditangkap dalam sebuah rumah Honai, di Jalan Trans Kimbin, Distrik Piramid, Kabupaten Jayawijaya, Kamis (17/10) sekitar pukul 02.30 WIT dini hari. 

"Yang bersangkutan tidak punya pekerjaan tetap, pengangguran," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ahmad Musthofa Kamal kepada Seputarpapua, Jumat (18/10). 

Ketika hendak ditangkap, NW sempat berusaha kabur dengan memanjat atap Honai. Petugas terpaksa melumpuhkan kaki NW dengan timah panas.

Polisi tidak menemukan catatan kejahatan lain yang dilakukan NW sebelumnya. Namun, aksi nekadnya menusuk korban hingga tewas tentu saja memiliki motif tertentu. 

Sejauh penyidikan polisi, sebut Kamal, NW rupanya menyimpan dendam kesumat atas peristiwa kerusuhan pada 23 September lalu di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya. 

"Dia (pelaku) emosional sesaat karena ada (keluarganya) ikut meninggal dunia waktu peristiwa tanggal 23 September itu," kata Kamal.

Penyidik kepolisian terus melakukan pendalaman, selain dari motif pelaku melampiaskan balas dendam terhadap sembarang orang yang tidak terkait langsung peristiwa kerusuhan Wamena. 

"Pelaku saat ini dalam penahanan di Mapolres Jayawijaya di Kota Wamena," kata Kombes Kamal. 

NW dijerat Pasal 338 subsider Pasal 351 KUHP tentang pembunuhan dengan penganiayaan berat dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

Sebelumnya, NW menikam Deri Datu Padang hingga tewas dan melukai rekannya Bunga Simon, di dekat jembatan Woma, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Sabtu (12/10).

Ketika itu, korban bersama lima rekan lainnya berboncengan menggunakan empat unit sepeda motor, saat kembali dari tempat kerja membuat toilet gereja di Paroki Woma menuju Kota Wamena.

Ketika sampai di depan jembatan Woma, korban yang tepat berada pada iring-iringan paling depan, tiba-tiba ditikam oleh pelaku. 

Korban sempat melapor di Pos Brimob dekat Pasar Woma kemudian dilarikan ke RSUD Wamena dengan kondisi pisau masih tertanam di perut. 

Kondisi korban semakin sekarat karena mengalami pendarahan hebat. Tim medis menyatakan korban telah meninggal dunia pada 16.50 WIT.

Deri Datu Padang merupakan perantau asal Baruppu’, Kabupaten Toraja Utara. Jenazah Deri telah tiba di kampung halamannya pada Selasa 14 Oktober 2019.


Reporter: Sevianto
Editor: Misba

 

Kategori:
Bagikan