Kajian Akbar Muslimah, Meraih Cinta Allah Melalui Nabi Muhammad SAW

Jumat, 18 Okt 2019 18:30 WIT
TAUSIAH | Ratusan kaum muslimah mendengarkan tausiah oleh Ustazah Halimah. alaydrus. Foto: Hadijah

TIMIKA | Wadah perkumpulan Muslimah 'Maj'muah Fathimah' menggelar Kajian Akbar Muslimah dengan menghadirkan Ustazah Halimah Alaydrus, di Gedung Eme Neme Yauware, Jumat (18/10).

Kajian Akbar yang dihadiri ratusan kaum muslimah ini mengusung tema 'jalan terdekat dan tercepat meraih cinta Allah Subhanahu wa Ta’ala (SWT) adalah dengan mencintai kekasihnya Nabi Muhammad SAW'. 

Dalam tausiyahnya Ustazah Halimah mengatakan bahwa untuk meraih cintanya Allah SWT yaitu dengan mencintai Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam (SAW) yang merupakan kekasih Allah SWT. 

"Apapun yang berkaitan dengan Nabi Muhammad SAW, Allah menyukainya," kata Ustazah Halimah. 

Ustazah Halimah juga menjelaskan bahwa segala sesuatu yang bersumber dari Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam, baik ucapan, perbuatan maupun penetapan, beliau memiliki kedudukan yang sangat agung dalam Islam.

"Karena Allah Subhanahu Wa Ta’ala menjadikan sunnah Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa Sallam sebagai penjelas dan penjabar dari Al-Qur’an yang mulia, yang merupakan sumber utama Syariat Islam," ungkapnya. 

Allah SWT juga berfirman dalam Qs. Ali ‘Imran ayat 31 yang artinya katakanlah, jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, maka ikutilah sunnah/petunjukku, niscaya Allah mencintaimu dan mengampuni dosa-dosamu, Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. 

Ustazah yang mengenakan cadar tersebut juga menjelaskan bahwa salah satu bukti cinta Allah SWT terhadap Muhammad SAW adalah dengan memuliakan Kota Madinah dan Mekkah. 

Iapun menjelaskan bahwa dimuliakan kedua kota tersebut oleh Allah karena Madinah merupakan tempat yang ditinggali oleh Rasul, tempat yang merupakan hijrahnya Rasul, dan juga merupakan tempat pertama kali Rasul menerima wahyu dari Allah SWT, dan bahkan merupakan tempat wafatnya Baginda Nabi Muhammad SAW. 

"Tempat itu bahkan lebih dimuliakan daripada Arsh Allah SWT," tambah Ustazah Halimah dengan nada ditekan. 

Jam'ah yang hadir terlihat begitu antusias dalam mengikuti kajian Akbar yang hanya diperuntukkan untuk Akhwat (Perempuan). 

Ustazahpun kembali mencontohkan bukti cinta Allah terhadap Nabi Muhammad melalui ucapan katika memanggil atau menyebutkan nama Baginda Muhammad dengan menyebutkan gelarnya yaitu Wali Allah yaitu Nabi utusan Allah. 

"Allah jika memanggil Nabi lain langsung dengan menyebut namanya saja, namun berbeda dengan Nabi Muhammad, Allah memanggilnya dengan begitu lembut 'Wahai Nabi Allah yang artinya wahai Nabi utusan Allah," tutur Ustazah dengan nada begitu lembut. 

Sehingga bisa dimaknai bahwa menunjukan bukti cinta, menghormati orang lain sederhananya dengan cara memanggil dengan menyebut gelar. 

"Contoh jika mau manggil dokter kita tidak langsung memanggil namanya, tetapi sebut dokter dulu baru namanya, itulah tandanya kita menghargai profesinya," kata Ustazah Halimah. 

Tidak hanya itu, Ustazah juga mencontohkan dalam rumah tangga untuk sebutan atau panggilan seorang suami ke istrinya, bagitupun sebaliknya harus dengan sebutan sayang. 

Dalam kajian Akbar tersebut juga sekaligus merayakan Anniversary 1 tahun dari wadah perkumpulan Muslimah 'Maj'muah Fathimah' dengan pemotongan tumpeng sebelum diisi dengan Tausiyah Ustazah Halimah Alaydrus. 

Ketua Maj'muah Fathimah yang akrab disapa Umi Sonya kepada Seputarpapua.com mengatakan bahwa wadah tersebut berdiri sejak 28 Oktober 2018, namun dirayakan lebih awal karena disesuaikan dengan jadwal kedatangan Ustazah Halimah Alaydrus ke Timika. 

"Kedatangan Ustazah Halimah ke Timika merupakan yang kedua kalinya, sehingga kebetulan ini juga Ustazahnya didatangkan oleh Yayasan Masyarakat Muslim (YMM) jadi sekalian kita adakan Kajian Akbar sekaligus merayakan 1 Tahunnya Maj'muah Fatimah," katanya. 

Reporter: Hadija Laisouw
Editor: Aditra

 

 

Kategori:
Bagikan