Ada Indikasi Ciptakan Konflik di Kwamki Narama, Polisi Sita Ratusan Alat Perang Tradisional

Selasa, 22 Okt 2019 15:18 WIT
ALAT PERANG | Polres Mimika berhasil mengamankan ratusan alat perang tradisional hasil razia yang dilakukan di Distrik Kwamki Narama. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Polres Mimika, Papua, bersama BKO Brimob mengamankan ratusan alat perang tradisional berupa anak panah, busur, kampak, dan senjata angin modifikasi di Kwamki Narama, Selasa (22/10).

Alat perang itu terindikasi akan digunakan sekelompok warga untuk menciptakan konflik. Karena berdasarkan informasi, ada rencana pemindahan arena perang adat dari daerah lain ke Distrik Kwamki Narama. 

Wakapolres Mimika, Kompol I Nyoman Punia mengatakan, sebelumnya Polres Mimika mendapatkan laporan dari masyarakat bahwa ada senjata api (senpi) yang diselundupkan ke Distrik Kwamki Narama. 

Dari informasi itu kemudian direspon cepat kepolisian dengan melakukan razia.

“Hari ini anggota dari Satuan Sabhara Polres Mimika dibantu BKO Brimob, melakukan patroli dan razia di Distrik Kwamki Narama, untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat itu,” kata Nyoman di Pusat Pelayanan Polres Mimika.

Hasil dari razia itu, polisi mengamankan ratusan alat perang, baik berupa busur panah, anak panah, kampak, dan senjata angin yang sudah dimodifikasi. 

Selain itu, diamankan juga ratusan bambu yang akan digunakan untuk membuat anak panah.

“Dengan diamankannya ratusan alat perang tradisional oleh anggota, maka menunjukkan adanya indikasi pemindahan medan perang dari daerah lain ke Mimika,” katanya.

Pemindahan medan perang dari daerah lain ke wilayah ini, bertujuan untuk mengganggu situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Mimika, yang saat ini sangat kondusif.

“Dari razia tadi, kami hanya amankan alat perang tradisional. Untuk pemiliknya sudah lari,” ujarnya.

Ia menambahkan, menurut informasi juga saat ini banyak masyarakat yang baru datang ke Kwamki Narama. 

Hal ini membuat masyarakat yang sudah tinggal lama di daerah tersebut menjadi kuatir.

“Kami akan terus lakukan razia dan meningkatkan patroli. Ini juga sesuai dengan intruksi dari Bapak Kapolda Papua, untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah masing-masing,” tuturnya.

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan