Polisi Masih Kumpulkan Bukti Dugaan Pungli di Pasar Sentral

Selasa, 22 Okt 2019 18:35 WIT
Ipda Lexi Medianto (kiri) yang didampingi Wakapolres Mimika Kompol I nyoman Punia saat memberikan keterangan kepada wartawan. (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Mimika, Papua, saat ini tengah mengumpulkan bukti-bukti terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang terjadi di Pasar Sentral Timika.

“Sekarang ini kami belum bisa jelaskan secara detail. Karena bahan keterangan belum kami dapatkan. Karena baru sebatas laporan informasi yang masuk bahwa ada dugaan pungli di pasar tersebut,” kata Kanit 3 Tipidkor Satreskrim Polres Mimika, Ipda Lexi Medianto saat ditemui di Kantor Pelayaan Polres Mimika, Selasa (22/10).

Berdasarkan laporan tersebut, kata Lexi, pihaknya akan menindaklanjutinya dengan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan, termasuk dari dinas terkait.

“Penyidik belum dapat adanya bukti-bukti, baik kuitansi pembayaran, maupun serah terima sejumlah uang dari pedagang, yang menyetor untuk mendapatkan lapak kepada petugas di Pasar Sentral,” katanya.
 
Lexi menjelaskan, dugaan pungli yang dimaksud terkait pemberian atau penempatan pedagang pada lapak atau los-los milik pemerintah daerah di Pasar Sentral. 

Dimana pedagang yang sudah terdata dan diberikan lapak atau los untuk berdagang, namun saat akan menempati ternyata sudah ditempati oleh pedagag lain. 

Padahal pedagang yang akan menempati sudah membayar sejumlah uang kepada petugas atau pengelola pasar.

“Contohnya saya sudah terdaftar di Disperindag untuk tempati lapak, blok sekian, nomor sekian, ukuran sekian. Tapi, setelah dicek, ternyata orang lain sudah masuk kesitu. Itu dugaan sementara bahwa terjadi permainan orang dalam,” terangnya. 

Saat ini, penyidik masih mengumpulkan bukti  berupa kuintansi atau surat tanda terima, dan juga bukti transfer yang ada.

“Sekali lagi, kami masih kumpulkan bukti untuk pengungkapan dugaan pungli yang terjadi di Pasar Sentral,” ujarnya.

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan