Tailing Freeport Kembali Dimanfaatkan Pemkab Mimika Bangun Infrastruktur

Selasa, 22 Okt 2019 21:04 WIT
PENANDATANGANAN | Direktur Utama PTFI Tony Wenas dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng menandatangani MoU pemanfaatan tailing. (Foto: Corpcorm PTFI/SP)

JAKARTA | PT Freeport Indonesia (PTFI) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika kembali membangun kerjasama strategis dalam mendukung pengembangan daerah, khususnya dalam pembangunan infrastruktur, dengan memanfaatkan tailing. 

Kerjasama strategis ini ditandai dengan adanya penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) mengenai pemanfaatan tailing pada Selasa (22/10) di Hotel Borobudur, Jakarta.  

Penandatanganan MoU oleh Presiden Direktur PTFI Tony Wenas dan Bupati Mimika Eltinus Omaleng dilakukan di depan Pejabat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

MoU pemanfaatan tailing sendiri berlaku untuk jangka waktu lima tahun dan dapat ditinjau serta diperpanjang berdasarkan kesepakatan. 

“MoU ini merupakan implementasi dari Peraturan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), mengenai pengelolaan tailing PTFI yang ditetapkan kembali pada tahun 2018. Serta kelanjutan dari kerjasama terdahulu, yang tertuang dalam MoU tahun 2006 dan 2013,” ujar Tony Wenas Presiden Direktur PTFI. 

Tony menambahkan, dalam MoU terdahulu, para pihak telah dan akan terus memanfaatkan tailing sebagai bahan konstruksi dalam beberapa pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, seperti pembangunan jalan, jembatan, bangunan, dan lainnya. 

Sementara pada kesempatan tersebut, Eltinus Omaleng Bupati Mimika menegaskan tanggungjawab Pemkab Mimika untuk melakukan pengawasan dan pengendalian atas pemanfaatan tailing yang telah diambil dari wilayah IUPK dan wilayah penunjang PTFI. 

“Kami (Pemkab Mimika) menunjuk Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Mimika, sebagai pihak yang berwenang melakukan pengawasan dan pengendalian atas pemanfaatan tailing ini,” ujar Eltinus. 

Pihak PTFI maupun Pemkab Mimika bersepakat untuk melakukan evaluasi bersama atas pemanfaatan tailing setiap 3 (tiga) bulan sekali.

Tailing adalah pasir sisa tambang yang digiling halus dari proses pemisahan antara mineral berharga dengan batuan bijih dan tidak beracun.

Dengan adanya pemanfaatan tailing ini menunjukan bahwa tailing bukan lagi merupakan ‘waste’, namun merupakan ‘resources’
kemitraan antara Pemkab Mimika bersama PTFI.

Melalui Nota Kesepahaman ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan