Ratusan Penumpang Sriwijaya Air Terlantar di Bandara Mozes Kilangin Timika

Kamis, 07 Nov 2019 14:23 WIT
ANTRE | Penumpang mengantre di Loket Tiket Sriwijaya Air di Bandara Mosez Kilangin Timika untuk mengambil pengembalian uang tiket. (Foto: Anya Fatma/SP)

TIMIKA | Ratusan penumpang Sriwijaya Air terlantar di Bandara Mozes Kilangin Timika, Kamis (7/11). 

Hal ini disebabkan tidak adanya kejelasan informasi keberangkatan dari pihak maskapai.

Berdasarkan informasi, ratusan penumpang ini memiliki tujuan yang berbeda-beda, yakni Timika - Jayapura, Timika - Makassar dan Timika - Sorong.

Salah satu penumpang yang enggan menyebutkan namanya mengaku sangat kecewa dengan kejadian seperti ini. Informasi yang diterima dari pihak maskapai bahwa penerbangan baru akan ada pada tanggal 12 November mendatang.

Penumpang tujuan Biak ini mengaku sudah datang dari pagi, namun setelah sampai di Bandara baru diberitahu bahwa tidak ada penerbangan.

"Kalau mereka (Sriwijaya Air) sudah tau tidak ada penerbangan, kenapa masih mau jual tiket," katanya.

Menurutnya, berdasarkan  informasi dari petugas maskapai di Bandara memberikan beberapa tawaran seperti reschedule atau refund tiket yang telah dibeli. Namun untuk reschedule, penerbangan dengan pesawat Sriwijaya baru ada di tanggal 12 November.

"Saya pilih kembalikan uang saja, tapi juga tadi katanya ada potongan lima persen," ungkapnya.

Gusman, penumpang lainnya juga mengaku hal yang sama bahwa tidak ada kejelasan informasi pembatalan penerbangan. 

Gusman mengaku ada urusan keluarga yang harus diselesaikan di Makassar, dan dia seharusnya berangkat hari ini pukul 11.20 WIT.

"Taunya dibatalkan saja. Tadi jam 7 lewat baru diinformasikan, padahal kan jam 9 sudah harus checkin," tutur Gusman.

Pria asal Jawa ini merasa dirugikan, dan sangat kecewa dengan pelayanan seperti ini. 

"Kemarin saya beli tiket harganya Rp 1,2 juta. Nanti saya mungkin akan berangkat besok dengan pesawat lain," katanya.

Penumpang lainnya, Fajar dengan tujuan Surabaya ini mengaku sangat kecewa dengan adanya pembatalan ini. Padahal, hari ini jadwal dia harus bertemu dengan pimpinannya. 

Fajar membeli tiket seharga Rp 3,1 juta pada Rabu (6/11) di agen penjualan tiket di Timika, dan berdasarkan informasi bahwa Ia akan diberikan informasi seat melalui pesan singkat sms.

"Tadi subuh jam 5 saya dapat sms nomor tempat duduk di depan, wah senang saya. Tau-tau pas kesini batal," sesalnya.

Fajar memilih untuk refund tiket yang telah dibeli untuk berangkat keesokan harinya dengan meggunakan pesawat lain.

"Biasanya kan kalau begini mereka kembalikan ful ya tidak ada potongan," ujarnya.

Fajar mengungkapkan, sebagian penumpang pada pagi hari tadi sudah dikembalikan uangnya, namun hanya untuk yang membeli tiket dengan harga dibawah Rp 3 juta. 

"Kalau yang lain ini katanya nanti ditransfer," ungkapnya.

Hingga pukul 13.50 WIT, para penumpang terlihat masih mengantri di loket tiket milik Sriwijaya di Bandara Mozes Kilangin untuk menunggu pengembalian uang tiket.

Wartawan Seputar Papua telah beberapa kali mencoba menghubungi Pimpinan Sriwijaya Air di Timika melalui telepon seluler, namun tidak ada jawaban. 

 

Reporter: Anya Fatma
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan