Polres Mimika Selamatkan Uang Negara Rp500 Juta Lebih

Jumat, 08 Nov 2019 19:59 WIT
BUKTI | Wakapolres Mimika Kompol I Nyoman Punia yang didampingi Kasat Reskrim dan Kabag Ops menunjukkan uang negara yang diselamatka dari tangan koruptor (Foto: Muji/SP)

TIMIKA | Polres Mimika, melalui PenyidikTipikor Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) berhasil menyelamatkan uang negara sebesar Rp507 juta dari tangan tersangka dugaan korupsi dana monitoring dan evaluasi di Bappeda Mimika.

Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP I Gusti Agung Ananta P mengatakan, kasus dugaan korupsi Bappeda Mimika dengan tiga tersangka ini menjadi perhatian Polda Papua dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, karena kasus ini sudah ditangani oleh Polres Mimika, maka semua diserahkan kepada Satreskrim.

“Dua lembaga ini (KPK dan Polda Papua) juga membidik kasus ini. Tapi karena Polres Mimika yang mendahului, maka proses kami lakukan dan hari ini dilakukan tahap 2 (penyerahan tersangka dan barang bukti) ke kejaksaan,” kata Kasat Reskrim, Jumat (8/11) di Pusat Pelayanan Polres Mimika.

Ia menjelaskan, anggaran untuk kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Bappeda bersumber dari APBD 2016 sebesar Rp2,4 miliar. Namun kegiatan tersebut tidak dilaksanakan sesuai rencana dan pelaksanaan. Sesuai hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan Papua (BPKP) diketahui kerugian negara mencapai Rp1,6 miliar.

“Kerugian negara ini, karena adanya kegiatan fiktif dan pembayaran honor, serta lumpsum yang tidak sesuai prosedur. INi semua dilakukan oleh ketiga tersangka, yakni SM, MNM, dan YE,” jelasnya.

Dari besaran kerugian negara tersebut. Kata Kasat, pihaknya berhasil menyelematkan uang negara sebesar Rp507 juta. Uang tersebut akan dikembalikan ke kas negara.

“Uang sebesar Rp507 juta tersebut disetorkan oleh masing-masing tim monitoring ke rekening kas daerah,” katanya.

Ia menambahkan, untuk pengembalian atau menyelematkan uang negara atas dugaan kasus korupsi ini, Polda Papua pada dua tahun terakhir penyumbang terbesar atas aset negara dibawah Mabes Polri.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Misba

 

Kategori:
Bagikan