Pengamat : Pemekaran Wilayah di Papua Solusi Pembangunan Berbasis Pendekatan Ruang

Jumat, 08 Nov 2019 22:32 WIT
Nikolaus Raing. Foto: Ist/SP

TIMIKA | Pengamat Masalah Papua Nikolaus Raing menilai, pemekaran wilayah di Provinsi Papua merupakan pilihan tepat untuk membuka akses dan menjangkau pelayanan pemerintah kepada masyarakat. 


Seperti diketahui, salah satu hambatan utama pembangunan di Papua adalah kondisi geografis yang tidak mudah untuk ditaklukan. Disisi lain, penyebaran penduduknya juga saling berjauhan.


Oleh karena itu, Nikolaus mengatakan, pola pembangunan berbasis pendekatan ruang yang diimplementasikan dalam bentuk pemekaran wilayah termasuk Provinsi Papua Tengah adalah salah satu solusinya.


"Harapannya melalui pemekaran wilayah masyarakat dapat merasakan pelayanan dan pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah. Selain itu akan muncul pusat-pusat ekonomi baru, pusat fasilitas kesehatan, pendidikan dan sarana transportasi karena ikut terdorong dengan dinamika pembangunan tersebut," Jelas Nikolaus kepada seputarpapua.com melalui keterangan pers, Jumat (8/11). 

Lanjut dia, pemekaran wilayah di Provinsi Papua saat ini adalah solusi terbaik untuk memperluas jangkauan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, tinggal regulasinya oleh Pemerintah Pusat diatur dengan baik sehingga tidak melahirkan "raja-raja" baru yang justru tidak melihat rakyat. 

Fakta yang sedang terjadi di negara kita adalah terjadi ketimpangan  pertumbuhan ekonomi antar wilayah Indonesia Barat dan Timur termasuk Papua. Indeks Pertumbuhan Manusia Provinsi Papua paling rendah dari 34 provinsi diseluruh Indonesia.

Luas wilayah Provinsi Papua  mencakup sekitar 421.981 km2. Terdapat 29 kabupaten dan kota dengan jumlah penduduk 3,3 juta. 

 

Reporter: Batt
Editor:Misba

 

Kategori:
Bagikan