Polsek Miktim Berhasil Musnahkan Lima Pabrik Miras, Satu di Belakang Kuburan

Sabtu, 16 Nov 2019 19:36 WIT
MUSNAHKAN | Anggota Polsek Mimika Timur dipimpin oleh Kapolsek Miktim melakukan pemusnahan. (Foto: Res Mimika/SP)

TIMIKA | Polisi berhasil memusnahkan lima pabrik miras lokal di Kali Wania dan kali Kauga di Distrik Mimika Timir (Miktim), Mimika, Papua, Sabtu (16/11).  

Dalam operasi yang dipimpin Kapolsek Miktim, AKP Wilston Lautasan, polisi tidak mengamankan para pemilik pabrik karena melarikan diri.

Kapolres Mimika, AKBP I G G Era Adhinata mengatakan, pemusnahan lima pabrik miras lokal di Miktim merupakan bagian dari upaya perintah yang dilakukan kepada jajarannya untuk menghilangkan penyakit masyarakat yang disebabkan oleh Miras.

"Operasi ini merupakan cipta kondisi, yang tujuannya menciptakan Kamtibmas di Mimika kondusif," kata Kapolres melalui pesan singkatnya.

Kapolres menjelaskan, awal pelaksanaan operasi, anggota Polsek Miktim yang dipimpin Kapolsek dari kilometer (Km) 14 menuju Kampung Kaugapu (dermaga incubator) dengan menggunakan speed boad menyusuri Kali Wania menuju titik atau lokasi  yang diduga menjadi tempat produksi milo di belakang tempat pemakaman (kuburan).

"Saat di TKP, anggota menemukan satu tempat produksi Milo, yang didalamnya terdapat satu buah tungku untuk memasak, satu drum bahan baku yang diduga sudah dicampur dengan air kali, fermipan, dan gula pasir (bungkusan bahan baku yang ditemukan berupa fermipan dan plastik gula pasir). Dari temuan itu, anggota langsung musnahkan dengan cara dibakar," jelasnya.

Selanjutnya anggota bergeser ke titik ke 2 yang berjarak kurang lebih 500 meter, dari titik pertama dan dan menemukan satu tungku masak dan dua drum bahan baku berupa endapan air, gula dan permipan. Barang bukti yang ditemukan langsung dimusnahkan di tempat produksi.

Kemudian di titik ketiga masih di area Kali Kauga, anggota kembali menemukan tempat pembuatan Milo. Di tempat tersebut terdapat satu tungku, dua drum endapan bahan baku air gula dan fermipan sebagai bahan pembuatan sopi.

"Di tempat ke empat yang jaraknya kurang lebih 300 meter dari titik ke 3, terdapat 1 tungku dan 1 drum bahan baku Milo siap dimasak. Begitu juga dengan di tempat kelima ditemukan. Anggotapun langsung musnahkan, dengan cara dibakar," terangnya.

Kapolres menambahkan, operasi ini tidak berhenti sampai di sini saja, namun akan terus dilakukan. Karena miras pemicu utama kasus kriminal yang terjadi di Mimika.

"Walaupun tidak ada tersangka yang diamankan, karena sudah kabur. Tapi ini akan terus kami lakukan. Dan apabila masyarakat menemukan adanya pabrik Milo, untuk disampaikan agar kami tindaklanjuti," himbaunya.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Misba

 

 

Kategori:
Bagikan