Pembahasan APBD Mimika 2020 Berjalan Alot

Minggu, 17 Nov 2019 17:17 WIT
Victor Kabey

TIMIKA | Pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Mimika tahun anggaran 2020 berlangsung cukup alot.

Anggota DPRD Mimika, Viktor Kabey mengatakan, saat ini badan anggaran DPRD dan Pemkab Mimika tengah melakukan pembahasan APBD induk tahun anggaran 2020, di Jakarta.

"Pembahasan agak tertunda, karena ada kemoloran waktu," kata Viktor melalui sambungan teleponnya, Minggu (17/11).

Kata dia, dalam APBD 2020, Pemkab Mimika mengajukan Rp4,5 triliun lebih. 

Ada anggaran sebesar Rp 300 miliar yang kemungkinan tidak dibahas oleh Banggar DPRD. Alasannya, anggaran tersebut merupakan dana defisit, namun programnya tidak jelas.

"Jadi kami fokus pada anggaran yang sebesar Rp 4,5 triliun sekian tersebut," ujarnya.

Menurut Viktor, karena nilai APBD 2020 cukup besar, maka pembahasannya pun harus teliti dan bijaksana, terarah, terukur serta tepat sasaran. Khususnya kepada masyarakat miskin dan pembangunan kampung. Karena, pembangunan selama ini hanya di wilayah kota.

Apalagi pada anggaran yang ada, Mimika mendapatkan Dana alAlokasi Khusus (DAK). Namun Program yang menggunakan anggaran ini tidak sampai ke kampung-kampung. Sehingga Dewan sedikit bingung, karena pihaknya menghendaki pembangunan dari kampung ke kota. 

Ditambah lagi, dana Otsus keperuntukannya hanya untuk kepentingan biaya perjalanan dan honor, sehingga banggar DPRD tidak setuju. 

"Dan banyak bantuan hibah yang tidak tersampaikan ke masyarakat miskin. Itulah, beberapa alasan, kenapa sampai pembahasan alot," terangnya.

Ia menambahkan, walaupun pembahasan APBD 2020 cukup alot, tetapi pihaknya tetap menyelesaikannya. Apalagi masa jabatan DPRD ini juga belum berakhir.

"Pembahasan APBD,  akan kami bahas dengan baik dan terarah. Dan DPRD tetap berpihak kepada masyarakat," tutur Viktor.

 

Reporter: Mujiono
Editor: Aditra

 

 

Kategori:
Bagikan