DKM Babussalam Mimika Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW

Minggu, 17 Nov 2019 20:24 WIT
TAUSIAH | Ust Setiyono saat menyampaikan tausiahnya dalam perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. (Foto: Hadija/SP)

TIMIKA | Dewan Kesejahteraan Masjid (DKM) Babussalam, Mimika, Papua memperingati hari kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW atau Maulid Nabi, di gedung serba guna Babussalam, Jalan KH. Dewantara, Minggu (17/11). 

Peringatan Maulid Nabi dengan tema 'Maulid Nabi, Momentum Meneladani Kisah Hidup Rasulullah SAW' menghadirkan Ustad Setiyono, sebagai penceramah. 

Ada pula lantunan dzikir dan shalawat yang dibawakan dari ibu-ibu majelis ta'lim Babussalam.

Maulid Nabi Muhammad SAW diperingati umat muslim setiap tanggal 12 Rabiul Awal. 

Ustad Setiyono yang dikenal dengan gaya ceramah yang banyak mendatangkan tawa mengatakan bahwa semoga dengan dirayakan Maulid Nabi Muhammad SAW ini kita semua dapat meneladani sifat dari Rasulullah SAW. 

"Walaupun dalam agama Islam ada beberapa aliran atau mahzab yang bisa dipercaya, namun satu yang perlu kita semua sadari bahwa jadikan Muhammad sebagai suri tauladan, serta kita senang tiasa menjaga ukhuwah islami kita," ungkapnya. 

Dia juga nengajak jama'ah untuk selalu bertanggungjawab jawab terhadap anak.

Sebagai contoh, seorang kata  ibu jangan sekali-kali menjatuhkan citra ayah di depan anak begitupun sebaliknya. Jangan karena emosi lalu kesalahan anak dikaitkan dengan sifat ayah. 

"Ada sering bilang kamu itu bodok tidak tau ngaji pasti bawa ayahmu, jangan sekali-kali mengeluarkan kata itu, karena martabat suami serta ayah haruslah dijaga," katanya.

Namun, dalam meneladani sifat Rasulullah SAW ada beberapa hal yang tidak dianjurkan untuk umatNya. Seperti makan sahur setelah sholat magrib, dan juga memiliki banyak istri. 

Nabi Muhammad SAW  memiliki banyak istri,  karena untuk menolong para wanita yang ditinggalkan suaminya dalam medan perang. Sehingga untuk mengangkat derajat serta harkat martabatnya, dengan menikahi.

"Tapi kalau kita umatNya cukup satu sajalah, karena lelaki sejati itu hanya memiliki satu istri," kata Ustad Setiyono dengan nada bergurau dan diikuti suara tertawa dari Jama'ah. 

Diakhir acara, panitia melakukan penggalangan dana untuk pembangunan Masjid Babussalam, dengan menawarkan ember Maulid yang berisi makanan serta buah-buahan.

 

Reporter: Hadija Laisouw
Editor: Aditra

 

 

Kategori:
Bagikan