Pemkab dan Masyarakat Asmat Dukung Pusat Bentuk Provinsi Papua Selatan

Rabu, 20 Nov 2019 21:37 WIT
PERTEMUAN | Bupati Asmat Elisa Kambu gelar pertemuan dengan unsur pimpinan daerah, lembaga adat dan tokoh masyarakat.

ASMAT | Pemerintah daerah dan masyarakat di Kabupaten Asmat memberikan dukungan kepada Pemerintah Pusat untuk membentuk Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Papua Selatan (PPS).

Hal tersebut terungkap dalam pertemuan Bupati Asmat Elisa Kambu dengan sejumlah unsur pimpinan daerah, lembaga masyarakat adat dan tokoh masyarakat Kabupaten Asmat di Agats, pada Selasa (19/11).

Rapat dalam rangka mendukung aspirasi pemekaran PPS itu dihadiri Wakil Bupati Thomas Eppe Safanpo, Sekda Bartholomeus Bokoropces, Wakil Ketua sementara DPRD Silvester Biakai bersama sejumlah anggota dewan, para kepala instansi daerah dan unsur TNI-Polri.

“Kita telah siap bergabung dengan Merauke, Mappi, Boven Digul dan Pegunungan Bintang untuk memberikan dukungan kepada pusat dalam memekarkan Provinsi Papua Selatan,” kata Bupati Asmat, Elisa Kambu.

Bupati Elisa mengatakan, pemerintah setempat akan membentuk tim aspirasi pemekaran provinsi Papua Selatan yang diketuai Wakil Bupati Asmat Thomas Eppe Safanpo. Tim itu akan menghadiri pertemuan dengan utusan dari empat kabupaten lain di Merauke pada 27 November 2019.

“Pemkab Asmat akan utus tim ke Merauke untuk mengikuti pertemuan terkait aspirasi pemekaran Papua Selatan dengan Merauke, Boven, Mappi dan Pegubin. Tim dari Asmat kurang lebih 20 orang,” sebutnya.

Orang nomor satu di Asmat itu menjelaskan bahwa dukungan terhadap pembentukan provinsi Papua Selatan semata-mata untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan memperpendek rentang pelayanan di wilayah selatan Papua.

“Tidak ada kepentingan-kepentingan yang lain. Tujuannya hanya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemerataan pembangunan dan pelayanan pemerintahan yang lebih baik,” tandasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Thomas Eppe Safanpo yang diminta langsung oleh Bupati Elisa Kambu menyatakan kesiapannya menjadi ketua tim aspirasi pemekaran provinsi Papua Selatan dari Kabupaten Asmat.  

Wabup Thomas mengatakan pemerintah setempat perlu menyiapkan dokumen-dokumen pendukung terkait aspirasi itu, seperti persetujuan bupati atau pemerintah daerah untuk bergabung dengan wilayah pemekaran, surat persetujuan dari DPRD dan masyarakat adat.

“Selain dokumen terdahulu, kita juga perlu menyiapkan dokumen pendukung. Termasuk juga perlu kesepakatan bersama di Merauke terkait penentuan ibu kota provinsi,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pemekaran Provinsi Papua Selatan sudah lama didambakan oleh masyarakat di wilayah selatan Papua, yang mana mengharapkan pelayanan dan pembangunan bisa menjadi lebih optimal.

“Memang ada pro kontra, tapi aspirasi dari arus bawah cukup kencang untuk pemekaran. Apalagi sekarang sudah mendapat titik terang dari pusat,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Sekda Asmat Bartholomeus Bokoropces mengajak seluruh elemen masyarakat di kabupaten tersebut untuk berkomitmen mendukung pemekaran provinsi Papua Selatan. 

“Karena kita semua sudah mendukung, maka kita harus tetap konsisten. Sebagai anak Asmat, anak-anak selatan, kita harus siap fight demi pemekaran PPS, ini kepentingan bersama,” kata Barthol. 

 

Reporter: Eman
Editor: Aditra

 

Kategori:
Bagikan