YP2KP Pamerkan Foto-foto Siswa SD Tentang Sanitasi

Kamis, 21 Nov 2019 20:20 WIT
PAMERAN | Pengunjung saat melihat pameran foto (Foto: Anya/SP)

TIMIKA | Yayasan Pembangunan Pendidikan dan Kesehatan Papua (YP2KP) sebagai mitra pelaksana program sanitasi sekolah dukungan Unicef Tanah Papua menggelar pameran foto siswa SD tentang sanitasi sekolah. Pameran foto sekaligus media gathering digelar di Hotel Horison Ultima Timika, Kamis (21/11).

Pameran foto ini merupakan hasil lomba foto yang dilakukan oleh YP2KP di 15 sekolah binaan. Kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Mimika dan Enviromental PT Freeport Indonesia.

Ada sebanyak 20 foto yang dipamerkan yang merupakan hasil foto dari siswa SD yang mengikuti lomba tersebut. Foto tersebut bercerita tentang program sanitasi yang diterapkan di sekolah masing-masing. 

Dari foto-foto tersebut sebagian besar siswa mengambil foto saat teman-temannya sedang mencuci tangan baik saat menggunakan sabun maupun saat mencuci tangan di air mengalir.

 

alt text

Siswa SD Torsina Juan Christo memamerkan foto miliknya. (Foto: Anya/SP)

 

Adapun foto-foto saat teman-temannya sedang menyikat gigi, makan bersama dibawah pohon dan beberapa foto lainnya yang berkaitan dengan sanitasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelajaran tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dengan harapan pemerintah daerah bisa menyadari pentingnya PHBS dan sanitasi di lingkungan sekolah.

Juan Christo Amba siswa SD Torsina mengambil foto saat teman-temannya sedang membersihkan lingkungan sekolah. Foto diambil menggunakan kamera smartphone.

Siswa lainnya, Azarell Ednar Kadembo dari SD Yosua menampilkan foto yang sangat berbeda dengan peserta lainnya, yakni foto saat teman-temannya sedang makan bersama di bawah pohon di lingkungan sekolah. Saat pameran berlangsung, Azarell juga menempelkan smartphone miliknya pada partisi foto miliknya dengan menampilkan foto di layar smartphone sebagai bukti bahwa foto tersebut benar-benar foto miliknya.

Saat diwawancara, Azarell mengaku Ia sengaja mengambil foto tersebut karena menurutnya situasi teman-temannya yang makan dibawah pohon sangat menarik. Terkait hubungannya dengan sanitasi sekolah ialah lingkungan sekolah tepat dibawah pohon tersebut sangat bersih.

"Tempat itu bersih jadi teman-teman nyaman makan disitu, terus ada pohon juga jadi mereka tidak kena sinar matahari langsung," kata Azarell.

WASH (water and sanitation higienis) Officer Unicef Tanah Papua, Job Supangkat megatakan, program sanitasi sekolah sudah diterapkan, akan tetapi beberapa tahun belakang sudah tidak banyak lagi sekolah yang menerapkannya karena lebih fokus ke pembelajaran didalam kelas tanpa memikirkan bahwa sanitasi sekolah sangat penting.

"Kami dengan YP2KP sekarang mulai gerakkan program sanitasi sekolah ini karena memang sangat penting dan dampaknya sangat signifikan untuk mencerdaskan anak-anak," kata Job.

 

alt text

Siswa SD Yosua, Azarell Ednar Kadembo memamerkan foto miliknya. (Foto: Anya/SP)

 

Pameran foto dan media gathering ini katanya bisa memberikan semangat baru dan bisa bertukar pikiran tentang permasalahan sanitasi di lingkungan sekolah.

"Hingga saat ini masih banyak yang perlu kita lakukan untuk program sanitasi sekolah. Membiasakan anak-anak dengan kebiasaan baik ini akan dibawa sampai mereka dewasa nanti," tuturnya.

Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Mimika, Marike Pigai mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh YP2KP. Menurutnya, program sanitasi sekolah merupakan salah satu bagian yang strategis, namun di Papua sebagian besar kabupaten masih terkendala ketersediaan penampungan air dan sanitasi menjadi tantangan utama bagi sekolah.

Pihak sekolah katanya, harus terus menciptakan suasana cinta lingkungan bagi siswa dan sangat baik jika diterapkan sejak dini.

"Siswa sekolah adalah yang paling terdampak dari baik buruknya sanitasi di sekolah. Untuk itu perbaikan sanitasi sekolah sebaiknya melibatkan siswa," tutur Marike.

 

Reporter: Anya Fatma
Editor: Batt

 

 

Kategori:
Bagikan