Dewan Kesenian Mimika Tanpa Biaya APBD

Dewan Kesenian Mimika Tanpa Biaya APBD
Ketua Harian Dewan Kesenian Mimika, Thomas Mutaweyau (Foto: Anya Fatma/SP)

TIMIKA | Ketua Harian Dewan Kesenian Mimika, Thomas Mutaweyau meminta kepada anggota DPRD Mimika periode 2019-2024 yang baru dilantik beberapa hari  lalu untuk memperhatikan anggaran dewan kesenian.

"Kami (Dewan Kesenian) mengharapkan kepada anggota DPRD yang baru agar bisa memperjuangkan budgeting untuk organisasi ini, karena selama ini tidak ada," kata Thomas kepada wartawan di Nemangkawi Institut Teknologi Nemangkawi, Kuala Kencana, Timika, Rabu (27/11).

Thomas mengeluhkan, selama ini organisasi lainnya selalu mendapatkan anggaran dari pemerintah tetapi tidak bagi dewan kesenian.

"Mengapa KNPI, KONI dan organisasi lainnya itu ada tapi dewan kesenian tidak ada," keluhnya.

Padahal kata dia, berdasarkan keputusan Mendagri, dewan kesenian di seluruh Kabupaten/kota wajib dibiayai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Karena tidak ada dana maka kegiatan tidak jalan. Selama ini selalu ada bantuan dari Bupati tapi tidak pas," terangnya.

Thomas menjelaskan, dewan kesenian bertugas untuk turun langsung ke pelaku-pelaku seni. Sedangkan Dinas Pariwisata menangani hal yang bersifat edukatif.

"Dewan Kesenian melindungi terutama yang lokal di kabupaten dan juga suku Papuanis. Tidak itu saja, Dewan Kesenian ini juga membina semua sanggar-sanggar seni senusantara yang ada di Timika," jelasnya.

 Ia mengungkapkan, Dewan Kesenian didirika sejak tahun 2010 dan bahkan kantornya juga sudah ada namun hingga saat ini kosong dan jarang digunakan.

 
Reporter: Anya Fatma
Editor: Misba

 

 

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on telegram
Share on email
INFOGRAFI IGbar
BERITA TERKAITbar
BERITA VIRALbar
BERITA UTAMAbar
BERITA PILIHANbar
BERITA POPULERbar