Empat Warga Papua Ditahan Polisi Karena Pakai Atribut Papua Merdeka

Minggu, 01 Des 2019 16:30 WIT
ATRIBUT PAPUA MERDEKA | Warga yang membawa atribut Papua Merdeka saat mengikuti ibadah di Gereja Gembala Baik Abepura. (Foto: Ist/SP)

JAYAPURA | Empat warga yang masih berstatus mahasiswa di Abepura, Papua, Minggu (1/12) diamankan pihak kepolisian setempat karena menggunakan atribut Papua Merdeka saat mengikuti ibadah di Gereja Gembala Baik, Abepura sekitar pukul 10:30 WIT. 

Empat orang berinisial MY, DT, PZH, ED ini datang ke gereja berbusana adat dengan riasan bermotif Bendera Bintang Kejora pada tubuh mereka. Selain  itu mereka juga membawa Bendera Bintang Kejora. 

Kapolda Papua, Inspektur Jenderal Polisi Paulus Waterpauw mengatakan, saat ini keempat warga tersebut sudah ditahan di Kantor Polsek Abepura dan diperiksa. 

Sebab musabab ditangkap polisi, kata dia, karena mereka memakai atribut atau ornamen Papua Merdeka berupa melukis wajah dengan motif Bintang Kejora.

Keempat pemuda yang sempat mengikuti ibadah didatangi polisi secara sopan dan baik-baik. 

Polisi meminta mereka untuk keluar gedung gereja dan dibawa ke Kantor Polsek Abepura yang berjarak sekitar 200 meter dari sana.

“Saya sudah perintahkan kepala Polres Jayapura Kota untuk mendalami kasus itu, untuk mengetahui apa rencana yang ingin mereka lakukan,” kata Waterpauw. 

Saat menangkap mereka, kata dia, polisi juga menyita tiga bendera Bintang Kejora yang mereka bawa. 

Ketika ditanya tentang keamanan di Papua, Waterpauw mengatakan, “Situasi keamanan saat ini aman dan terkendali." ujarnya. 

 

Sumber: Antara, jubi.co.id
Editor: Batt

 

Kategori:
Bagikan