Bupati Mimika Evaluasi Pejabat Sebelum Dirolling

Senin, 02 Des 2019 23:56 WIT
Bupati Mimika Eltinus Omaleng (Foto: Hadija/SP)

TIMIKA | Bupati Mimika, Papua, akan mengevaluasi pejabat dilingkup Pemkab Mimika sebelum dilakukan rolling jabatan. 

Hal ini dilakukan bupati menyusul selama kepimpinannya diperiode sebelumnya, ia melihat tidak ada kekompakan antara pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan para staf sehingga mengakibatkan pekerjaan menjadi lambat. 

"Selama lima tahun kepemimpinan di periode sebelumnya saya melihat antara pimpinan OPD tidak ada kekompakan, begitu juga dengan pimpinan OPD dengan bawahannya itu berjalan sendiri-sendiri," kata Eltinus kepada wartawan usai memimpin apel pagi, Senin (2/12). 

"Terlebih lagi antara kepala OPD dengan bupati yang terlihat berjalan masing-masing, untuk itu saya belum dapat melihat kader-kader yang pantas menjadi pimpinan," tambahnya. 

Sehingga untuk rolling pejabat nanti, menurut bupati, dirinya sendiri yang akan menilai langsung para pejabat siapa yang terbaik yang benar-benar bekerja. 

"Dulu itu saya cuma dengar kalau dia ini baik  langsung saya angkat, tapi kali ini tidak lagi. Saya akan menilai jadi untuk pimpinan OPD harus menunjukan jiwa kepimpinan begitu juga untuk pejabat eselon III maupun IV," tegas Eltinus. 

"Kalau jam kerja, kerja seperti biasa, nanti di luar jam kerja kita duduk santai cerita disitulah saya akan melihat dan menilai teman-teman semua," ungkapnya. 

Karena menurutnya, harus ada sinergitas antara pejabat eselon II, III dan IV, agar nantinya pekerjaan yang diberikan oleh pimpinana daerah bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat. 

Apalagi Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Mimika Tahun 2020 sebesar Rp 4,5 Triliun lebih besar dibandingkan dari kabupaten lain.

 "Jadi kita harus punya kekompakan untuk membangun Mimika lebih baik karena anggaran kita ini cukup besar. Jangan hanya kepala OPD saja yang bekerja, karena tidak percaya dengan bawahan akhirnya pekerjaan menjadi lambat, ini karena tidak ada kekompakan itu yang terjadi selama lima tahun belakangan," jelas Eltinus. 


Reporter: Hadija Laisouw
Editor: Aditra

 

 

Kategori:
Bagikan